Sidang Promosi Doktor Dr. Ir. Muhammad Zaini Hanafi, M.M.

Bandung- Rabu, 25 September 2019 (14.00), Bertempat di Gedung E Lt.2, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Muhammad Zaini Hanafi yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan sebagai Staf Kementerian  Kelautan dan Perikanan, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi doktor.

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D., Ketua Tim Promotor Dr. Drs. Asep Sumaryana, M.Si. Anggota Tim Promotor Prof. Dr. Drs. H. Budiman Rusli, M.S. dan Dr. Ir. Rita Rostika, M.S. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Dra. Hj. Erlis Karnesih, M.S., Dr. Drs. H. Herijanto Bekti, M.Si. dan Dr. Dra. Hj. Rita Myrna, M.S. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Rahrja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul “Implementasi Kebijakan Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) dalam Rangka Pemenuhan Kebutuhan Konsumsi Ikan dan Industri di Indonesia”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude (dengan pujian).

Disertasi yang diujikan menurut Muhammad Zaini Hanafi, Menteri Kelautan dan Perikanan telah menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.5/PERMEN-KP/2014 tentang Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) untuk penguatan daya saing, konektivitas, logistik serta peningkatan nilai tambah produk perikanan. Namun, hingga saat ini masih adanya kesenjangan antara produksi dengan kebutuhan ikan secara global. Riset ini memfokuskan pada implementasi Kebijakan Sistim Logistik Ikan Nasional dalam Pemenuhan Konsumsi Ikan dan Industri di Indonesia.

Konsep yang digunakan adalah implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, meliputi Standar dan Sasaran kebijakan, Sumberdaya, Karakteristik agen pelaksana, Komunikasi dan Kondisi Sosial, Ekonomi Politik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan informan yang dianggap dapat memberikan data dan informasi mengenai Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN).

Tujuan SLIN belum sepenuhnya dapat dicapai karena: KKP tidak memiliki kewenangan untuk intervensi pemerintah daerah dalam melaksanakan SLIN sehingga program dan kegiatan termasuk menyusun anggaran yang terfokus untuk SLIN. Kemudian pergantian pimpinan di level pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang tidak fokus melanjutkan kebijakan SLIN. SLIN merupakan program yang baik untuk menurunkan disparitas wilayah, produksi, konsumsi dan harga. Program ini akan berjalan bila adanya kontinuitas (kelanjutan). Sehingga ditemukan model baru kebijakan publik yaitu Standar dan saran kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, faktor sosial, ekonomi dan politik, disposisi implementator dan kontinuitas. Ini artinya kontinuitas dukungan sumber daya dalam setiap tahapan implementasi kebijakan harus dipersiapkan secara baik dan matang.

Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, SLIN, Perikanan

Selamat kepada Dr. Ir. Muhammad Zaini Hanafi,  M.M. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

(Oleh : Komar K., Kusman R.  / Humas FISIP Unpad)

http://pps.fisip.unpad.ac.id