Sidang Promosi Doktor Dr. Dra. Siti Hapsah, M.Si.

Bandung – Jumat, 10 Januari 2020, (15.00) Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan Sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Siti Hapsah yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Sosiologi dan Dosen Kopertis (LLDIKTI) Wilayah IV Jabar-Banten, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

 

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata Sekretaris Sidang Dr. Muhammad Fedryansyah, S.Sos.,M.Si. Ketua Tim Promotor Prof. H. Oekan S. Abdoellah, M.A., Ph.D, Anggota Tim Promotor Prof. Dr. Drs. Ir. H. Munandar Sulaeman, M.S. dan Dra. Prihatini Ambaretnani, M.Sc., Ph. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. H. Sudardja Adiwikarta, M.A., Ph.D., Dr. Drs. Budi Rajab, M.Si., dan Yogi Suprayogi Sugandi, Ph.D. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Opan S. Suwartapradja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul “Pola Gaya Hidup Buruh Pabrik Tekstil di Desa Padamulya Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung” yang dinyatakan lulus dengan predikat Memuaskan.

 

Disertasi yang diujikan menurut Siti Hapsah, Penelitian ini membahas mengenai Pola Gaya Hidup Keluarga Buruh Pabrik Tekstil di Desa Padamulya Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui serta memahami bagaimana pola gaya hidup, strategi apa yang digunakan dan dijalankan dalam kehidupannya sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidup baik yang bersifat primer maupun sekunder, serta faktor-faktor apa yang mempengaruhi pola gaya hidup keluarga buruh pabrik tekstil.

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode gabungan (mixed methods), antara  penelitian kualitatif dengan tehnik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi, dan metode kuantitatif, untuk memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap masalah penelitian.

Hasil penelitian (kualitatif) menunjukkan bahwa: pola gaya hidup mereka dalam memahami pakaian adalah: pakaian itu harus sopan, tertutup, tidak terlalu penting bagi mereka modis atau tidak, tetapi harus  dapat dipakai dengan nyaman, tidak terlalu ribet modelnya, sehingga tidak mengganggu mereka dalam beraktivitas. Dalam  pemahaman terhadap makanan,  sebaiknya makanan itu sehat dan bergizi, namun sederhana, dengan jalan memasak sendiri agar mencukupi untuk semua anggota keluarganya. Mengenai perumahan, sebagian besar dari informan telah memiliki rumah sendiri dengan jalan menabung dalam jangka waktu yang lama, antara lima belas sampai duapuluh tahunan. sebagian kecil dari responden  masih mengontrak rumah, serta sebagian kecil lainnya masih tinggal bersama orang tua mereka.

Strategi yang digunakan dan dijalankan untuk memenuhi kebutuhan dalam kehidupannya sehari-hari, dengan pekerjaan sampingan sebagai pedagang yang membuka warung di rumahnya maupun pedagang di pasar, sebagai penarik ojeg, jasa elektronik, serta pembuat dan penjual kue-kue jajanan pasar, sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan lain, seperti dana untuk pendidikan, dana untuk kesehatan, transportasi, dan bahkan untuk rekreasi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pola gaya hidup menunjukkan bahwa: dari 6 variabel pengaruh; Variabel penghasilan merupakan variabel yang paling kuat pengaruhnya terhadap pola gaya hidup, diikuti oleh variabel  pendidikan,  harga barang,  dan pengaruh lingkungan. Sedangkan variabel selera individu dan jumlah keluarga tidak berpengaruh terhadap pola gaya hidup.

Kata Kunci: pola gaya hidup, keluarga buruh pabrik tekstil

 Selamat kepada Dr. Dra. Siti Hapsah, M.Si.. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

(Oleh : Komar K, Kusman R,/ Humas FISIP Unpad)

http://pps.fisip.unpad.ac.id