Sidang Promosi Doktor Dr. Ir. Uswarno, M.Si.

Bandung- Selasa, 14 Januari 2020 (14.00), Bertempat di Gedung E Lt.2, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Uswarno yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan sebagai Nara Sumber Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. LKPP Jakarta, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Ida Widianingsih, S.IP., M.A., Ph.D., Ketua Tim Promotor Prof. Dr. Drs. H. Budiman Rusli, M.S. Anggota Tim Promotor Prof. Drs. H.A. Djadja Saefullah, M.A.,Ph.D. dan  Dr. Drs. Asep Sumaryana, M.Si. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Drs. Josy Adiwisastra. Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A. dan Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D, Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Opan S. Suwartapradja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul “Kualitas Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan di Kabupaten Bandung”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Memuaskan.

Disertasi yang diujikan menurut Uswarno, Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bandung dalam penyelenggarannya  masih belum maksimal dan menghadapi berbagai masalah. Hal ini  karena adanya kesenjangan  antara standar pelayanan yang telah ditetapkan berdasarkan peraturan yang berlaku dengan realita apa yang diterima dan dirasakan oleh masyarakat pemohon Izin Mendirikan Bangunan. Penelitian ini diharapkan dapat mengungkap dan menganalisis Kualitas Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan di Kabupaten Bandung  melalui panduan teori Zeithaml.et.al (2011) yaitu : Keandalan (Reliability), Daya tanggap (Responsiveness), jaminan Assurance), Empati (Empaty), Bukti langsung (Tangibles).

Penelitian ini  difokuskan pada pelayanan Izin Mendirikan Bangunan yang dilakukan oleh aparat di Dinas  Penanaman Modal dan Pelayanan Terapadu Satu Pintu. Rancangan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif  sedangkan teknik pengumpulan datanya yaitu berdasarkan  observasi, wawancara dan melalui studi  kepustakaan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan Izin Mendirikan Bangunan yang dilakukan oleh aparat  belum sesuai dengan harapan masyarakat pemohon Izin Mendirikan Bangunan disebabkan oleh Pelayanan Izin Mendirikan Bangunan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu belum sepenuhnya menyelenggarakan pelayanan perijinan sejak pendaftaran sampai penerbitan surat Izin Mendirikan Bangunan, karena yang berkaitan dengan rekomendasi teknis masih dikelola oleh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) teknis terkait, terbatasnya sumber daya manusia dan sarana prasarana yang belum memadai, banyaknya persyaratan dan tahapan pelaksanaan pelayanan IMB, adanya perbedaan persepsi (gap) antara aparat pengelola IMB dengan pemohon IMB dan tidak adanya kepastian waktu mendapatkan surat IMB, hal ini yang sering menimbulkan masalah. Kemudian konsep baru yang ditemukan dalam penelitian ini adalah kualitas  pelayanan Izin Mendirikan Bangunan ditentukan oleh deregulasi dan debirokratisasi  dalam penyelenggaraan pelayanan Izin Mendirikan Bangunan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bandung.

Kata Kunci: kualitas, pelayanan, izin mendirikan bangunan

Selamat kepada Dr. Ir. Uswarno, M.Si. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

(Oleh : Komar K., Kusman R. /Humas FISIP Unpad)

http://pps.fisip.unpad.ac.id