Bandung- Senin, 13 Agustus 2018, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka promosi doktor, pada kesempatan ini Jeni Wulandari yang merupakan mahasiswa doktor Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis dan merupakan Staf Pengajar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung, resmi menyandang gelar doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka promosi doktor dipimpin oleh ketua sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Dr. Margo Purnomo, Ketua Tim Promotor Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Raharja M.Si., Anggota Tim Promotor Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A., Dr. Herwan Abdul Muhyi, S.IP., M.Si., serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Dra. Hj. Erna Maulina, , M.Si., Dr. Arry Bainus, M.A., Dr. Muhammad Benny Alexandri, S.E., M.M., Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Budiman Rusli, M.S.. Disertasi yang disusun berjudul “Pemodelan Kompetensi Manajerial pada Bank BUMN di Indonesia” (Studi Kasus PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), TBK)” yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

Disertasi yang diujikan menurut Jeni Wulandari bahwa PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), TBK, merupakan bank BUMN dengan laba terbesar di Indonesia, walaupun demikian, secara internal PT, Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK, dihadapkan dengan sejumlah permasalahan terkait dengan kualitas layanan yang diperngaruhi oleh kompetensi SDM dalam meneyelesaikan masalah dan keluhan nasabah. Sementara secara eksternal, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK, dihadapkan dengan disruptive tecchnology yang menyebabkan pergeseran trend penurunan suku bunga yang akan mempengaruhi pendapatan perusahaan. Sehingga, untuk menjaga posisi sebagai pemimpin pasar dan menghadapi ASEAN Banking Integrated Framework (ABIF), PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK, melakukan transformasi baik dalam infrastruktur teknologi dan human capital, terutama bagi posisi manajer yang memiliki peran penting dalam mendukung, memediasi dan mengembangkan karyawan untuk keberhasilan proses transformasi yang diharapkan.

Berdasarkan permasalahan tersebut, dibutuhkan suatu model kompetensi manajerial yang tidak hanya diasosiasikan dengan kinerja yang berhasil, namun merupakan kapabilitas untuk menggambarkan orientasi masa depan dan potensi karyawan. Pemodelan kompetensi manajerial ini menggunakan pendekatan perilaku dan generic competency model of managers (Spencer & Spencer, 1993), Identifikasi kompetensi dilakukan dengan menggunakan strategi triangulasi konkuren dalam pendekatan mixed method.

Selamat kepada Dr. Jeni Wulandari, S.A.B., M.Si., semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

(Oleh: Komar Kurnia / Humas FISIP Unpad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *