Bandung- Selasa, 14 Agustus 2018, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka promosi doktor, pada kesempatan ini Lynda Deisye Watania yang merupakan mahasiswa doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan merupakan ASN pada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai Kepala Dinas Perhubungan Daerah Provinsi Sulawesi Utara tahun 2018, resmi menyandang gelar doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.
Ujian terbuka promosi doktor dipimpin oleh ketua sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Ida Widianingsih, S.IP., M.A., Ph.D., Ketua Tim Promotor Dr. Drs. Asep Sumaryana, M.Si., Anggota Tim Promotor Prof. Drs. H.A. Djadja Saefullah, M.A., Ph.D., Dr. Dra. Hj. Sintaningrum, MT. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Drs. H. Budiman Rusli, M.S., Dr. Drs. H. Entang Adhy Muhtar, M.S. dan Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A., Representasi Guru Besar Prof. Dr. H. Nandang Alamsyah Deliarnoor, S.H., M.Hum. Disertasi yang disusun berjudul “Implementasi Kebijakan Penanaman Modal di Provinsi Sulawesi Utara” (Studi Tentang Penanaman Modal Sektor Perikanan Laut), yang dinyatakan lulus dengan predikat Memuaskan.
Disertasi yang diujikan menurut Lynda Deisye Watania bahwa penelitian ini adalah implementasi kebijakan penanaman modal di Provinsi Sulawesi Utara (Studi tentang Penanaman Modal Sektor Perikanan Laut). Dasar dilaksanakannya penelitian ini adalah adanya fakta melemahnya industri pengolahan ikan yang dialami penanam modal. Terjadi sejak KKP RI menetapkan kebijakan Moratorium perizinan kapal penangkap ikan pertengahan tahun 2014. Kekurangan bahan baku ikan menyebabkan perusahaan tidak dapat melakukan proses produksi dan eksport ikan. Hal ini memberikan efek domino terhadap aspek sosial ekonomi masyarakat seperti pengangguran, berkurangnya lahan mata pencaharian masyarakat. Seharusnya tujuan ditetapkannya kebijakan penanaman modal sektor perikanan laut adalah untuk menjaga kelestarian sumber daya perikanan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. Namun dalam implementasi telah menimbulkan konflik dan penolakan-penolakan yang menuntut dicabutnya moratorium. Penelitian ini menggunakan teori implementasi kebijakan dari Grindle (1980, 38-12), yang menyatakan bahwa implementasi kebijakan adalah meliputi aspek konten dan konteks kebijakan; metode penelitian dan yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif.
Selamat kepada Dr. Lynda Deisye Watania, MM.,M.Si. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.
(Peliput : Komar Kurnia / Humas FISIP Unpad)