Bandung- Senin, 28 Mei 2018, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka promosi doktor, pada kesempatan ini Ahmad Fitra Yuza yang merupakan mahasiswa doktor Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Ilmu Pemerintahan dan sebagai Dosen di Universitas Islam Riau, resmi menyandang gelar doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka promosi doktor dipimpin oleh ketua sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. Dra. Dede Sri Kartini, M.Si., Ketua Tim Promotor Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, SH., M.Hum. Anggota Tim Promotor Prof. Dr. Drs. H. Nasrullah Nazsir, M.S., Dr. H. Prio Teguh, SH.,M.Hum., serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Drs. H. Utang Suwaryo, M.A., Dr. Drs. Rahman Mulyawan, M.Si., Dr. Neneng Yani Yuningsih, S.IP., M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Raharja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul “Efektivitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Pasca Penetapan Wilayah Lima Desa di Kabupaten Kampar Provinsi Riau Tahun 2015-2017 yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

Disertasi yang diujikan menurut Ahmad Fitra Yuza bahwa Penelitian ini mengkaji tentang efektivitas pelayanan administrasi kependudukan pasca penetapan wilayah lima desa di Kabupaten Kampar yang memiliki persoalan di lapangan terkait dengan penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan di tingkat desa. Dalam melihat  pelayanan lima desa diukur dengan menggunakan model dimensi waktu yaitu jangka  pendek, jangka menengah dan jangka panjang, selanjutnya menggunakan dimensi lain untuk melengkapi dan menemukan penyebab terkendalanya berbagai pelayanan kependudukan di wilayah lima desa.

Metode dan pendekatan penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif (qualitative research) dengan pendekatan deskriptif, pengumpulan datanya melalui metode pengamatan, wawancara mendalam (indefth interview), dokumentasi dan focus group discussion, teknik penentuan informan dilakukan dengan teknik Purposive criterion-based selection (seleksi sumber informasi berdasarkan criteria).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan kelima desa tidak dapat diselenggarakan dengan efektif yang dilihat dari : Pertama, efektivitas jangka pendek yang meliputi rendahnya produk pelayanan, tidak efisien, tingkat kepuasan masyarakat yang rendah. Kedua Efektivitas jangka menengah yang meliputi sulitnya melakukan adaptasi, pengembangan yang terhambat. Ketiga efektivitas jangka panjang yang meliputi keberlangsungan pemerintahan desa yang terhambat.

Kata kunci: Efektivitas, Pelayanan, Administrasi Kependudukan, Penetapan Wilayah.

Selamat kepada Dr. Ahmad Fitra Yuza, S.Sos., M.Si., semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

Oleh : (Komar Kurnia/Humas FISIP Unpad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *