BEM Kema Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan MPR RI menyelenggarakan seminar nasional Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan antara lain Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dengan tema “Penguatan 4 Pilar dalam Integrasi Kehidupan Bermasyarakat Indonesia” yang disampaikan langsung oleh Pembicara Wakil Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani dan Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata (Dekan FISIP Unpad) dan sebagai Moderator Ketua BEM Kema Unpad, Izmu Tamami R. yang memandu jalannya acara ini.
Adapun acara tersebut dilaksanakan di Graha Pos Indonesia Jalan Banda No.30 Bandung yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Menurut Ahmad Muzani dalam kesempatan ini, ia menegaskan kembali bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bisa diganggu gugat yaitu harga mati. Apapun yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari berbangsa dan bernegara harus berpedoman kepada Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dikatakan pula yang disampaikan Ahmad Muzani pada jaman dahulu diberlakukan MPR sebagai lembaga tertinggi negara dan DPR, BPK dan MA adalah lembaga tinggi negara, tetapi sekarang berganti nama kesemuanya itu merupakan aparatur negara yaitu diantara yang satu dengan yang lainnya saling bahu membahu membela Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Acara sosialisasi yang digelar pada Sabtu (17/11) kemarin itu dimeriahkan juga dengan seni budaya seperti jaipong. Dalam kesempatan kedua Ahmad Muzani melimpahkan acara kepada Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc. sebagai anggota Badan Pengkajian MPR dan Anggota Badan Sosialisasi MPR juga alumni Unpad untuk melanjutkan pemaparan seputar 4 pilar tersebut, antara lain perlunya diterapkan dari para mahasiswa agar senantiasa menjunjung tinggi nasionalisme agar menjadi pemimpin bangsa yang mempunyai integritas yang tinggi agar dapat mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dimasa yang akan datang dengan penuh keyakinan kita harus bersatu membela negara Indonesia.
Sosialisasi Empat Pilar dihadiri pula oleh Rektor Universitas Al-Ghifari Dr. H. Didin Muhafidin, S.IP.,M.Si. dan beberapa tokoh masyarakat yang turut menyemarakan acara tersebut.
Dalam kesempatan lain sebagai pembicara R. Widya Setiabudi Sumadinata memaparkan dengan gaya anak muda milenial yakni pentingnya saling menjunjung tinggi norma-norma yang ada dimasyarakat untuk saling menghormati dalam perbedaan agama dan adat istiadat agar kita senantiasa dapat hidup rukun diantara umat beragama dan perbedaan suku bangsa tidak membuat kita saling memusuhi satu dengan yang lainnya.
Diskusi dilanjutkan dengan sessi tanya jawab dari beberapa peserta yang hadir, baik dari perwakilan tokoh masyarakat juga dari perwakilan mahasiswa dari beberapa Universitas yang dijawab langsung oleh para narasumber. Sedangkan sessi terakhir pemberian cinderamata dari panitia untuk para narasumber dan foto bersama.
(Oleh : Komar Kurnia / Humas FISIP Unpad)