Bandung- Senin, 19 November 2018, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka promosi doktor, pada kesempatan ini Dian Herdiana yang merupakan mahasiswa doktor Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Ilmu Pemerintahan dan sebagai Dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Cimahi, resmi menyandang gelar doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.
Ujian terbuka promosi doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. Dra. Dede Sri Kartini, M.Si., Ketua Tim Promotor Prof. Dr. Drs. H. Utang Suwaryo, M.A., Anggota Tim Promotor Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, SH., M.Hum., Dra. Mudiyati Rahmatunnisa, M.A.,Ph.D., serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari, Dr. Drs. Franciscus van Ylst, M.Hum., Dr. Drs. Rahman Mulyawan, M.Si., Dr. Neneng Yani Yuningsih, S.IP., M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Raharja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul “Efektivitas Perencanaan Pembangunan Desa dalam Perspektif Participatory Development Planning (Studi di Desa Luhur-Kabupaten Sumedang, Desa Kertawangi dan Desa Jayamekar-Kabupaten Bandung Barat Tahun 2015-2017” yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.
Disertasi yang diujikan menurut Dian Herdiana, Berlakunya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah mereposisi kewenangan penyelenggaraan perencanaan pembangunan desa dari yang awalnya berada dalam kewenangan pemerintah daerah menjadi berada dalam kewenangan pemerintah desa. Pemerintah desa berkewajiban menyelenggarakan perencanaan pembangunan desa secara partisipatif bersama-sama dengan masyarakat, namun dalam prakteknya masyarakat belum sepenuhnya dilibatkan dalam keseluruhan proses perencanaan pembangunan desa. Atas dasar tersebut di atas, penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas perencanaan pembangunan desa dilihat dalam perspektif participatory development planning. Tempat penelitian dilakukan di tiga desa dengan tipologi yang berbeda yaitu Desa Dayeuh Luhur sebagai desa tertinggal/tradisional, Desa Kertawangi sebagai Desa berkembang/pegunungan dan Desa Jayamekar sebagai desa berkembang/perkotaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis eksploratif. Unit analisis yaitu organisasi dan aktor yang terlibat dan mengetahui perencanaan pembangunan desa di ketiga lokasi yang diteliti. Penentuan informan dilakukan dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam, observasi, dokumentasi dan focus group discussion. Analisis data mencakup tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan/verifikasi.
Kata kunci: Perencanaan, Efektivitas, Participatory Development Panning.
Selamat kepada Dr. Dian Herdiana, S.IP., M.A.P., semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.
(Oleh : Komar Kurnia/Humas FISIP Unpad)