Bandung- Kamis, 14 Februari 2019 (09.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Zaenal Hirawan yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan merupakan Dosen Tetap di Jurusan Ilmu Administrasi Negara FISIP Universitas Nusa Cendana Kupang”, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D., Ketua Tim Promotor Dr. Drs. H. Entang Adhy Muhtar, M.S, Anggota Tim Promotor, Dr. Drs. Asep Sumaryana, M.Si, dan Prof. Dr. Drs. Josy Adiwisastra., serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Dra. Hj. Sintaningrum, M.T., Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D. dan Yogi Suprayogi Sugandi, S.IP.,M.A.,Ph.D.   Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Raharja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul “Implementasi Kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sektor Perumahan di Kabupaten Subang”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Memuaskan.

Disertasi yang diujikan menurut Hendrik Toda, Penelitian ini difokuskan untuk membandingan kualitas pelayanan bagi pasien rawat inap peserta BPJS pada RSUD. Prof. W. Z Johannes dan RSU. Siloam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey eksplanatori (explanatory survey), karena rumusan masalah yang diajukan adalah untuk mengetahui perbedaan antara 2 (dua) rumah sakit dengan variabel yang sama. Populasi dikedua rumah sakit sebanyak 390 orang. Dengan nilai taraf signifikansi 0,05; nilai taraf kekeliruan tipe-2 0,20; varains populasi 0,6; dan nilai minimum beda rata-rata di kedua populasi 0,1; diperoleh ukuran sampel minimum 195 di masing-masing rumah sakit. Teknik analisis yang digunakan analisis multi variat, yakni analisis uji beda dua vektor rata-rata.

Dari hasil penelitian terungkap bahwa terdapat perbedaan kualitas pelayanan pada rumah sakit Prof. W. Z Johannes dengan RSU. Siloam. secara statistik diperoleh nilai p=0,000 lebih kecil dari 0.05 artinya Ho di tolak atau dengan demikian terdapat perbedaan rata-rata kualitas pelayanan yang signifikan antara RSUD Prof.W. Z Johannes dan RSU. Siloam. Apabila di lihat dari uji beda rata-rata dari dimensi tangible, reliability, responsiveness, assurance dan empaty maka diperoleh nilai p=0,000 lebih kecil dari 0.05 artinya Ho di tolak atau dengan kata lain terdapat perbedaan rata-rata pada tingkat dimensi yang signifikan pada RSUD Prof.W. Z Johannes dan RSU Siloam.

Kata Kunci:  Kualitas Pelayanan, Pasien BPJS, RSUD. Prof.W.Z Johannes, RSU.Siloam

Selamat kepada Dr. Hendrik Toda, S.Sos.,M.Si. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

(Oleh : Komar K., Kusman R, M. Rahman, Imam S/ Humas FISIP Unpad)

http://pps.fisip.unpad.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *