Bandung- Rabu, 20 Maret 2019, (09.00) Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Erlan Suwarlan yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Pemerintahan dan sebagai Dosen Tetap Yayasan di STISIP Tasikmalaya, resmi menyandang gelar doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. Dra. Dede Sri Kartini, M.Si., Ketua Tim Promotor Prof. Dr. Drs. H. Utang Suwaryo, M.A. Anggota Tim Promotor Dr. Drs. Rahman Mulyawan, M.Si.dan Prof. Dr. Drs. H. Dede Mariana, M.S. (Alm) serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari, Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H.,M.Hum, Dr. Drs. H. Affan Sulaeman, M.Si. dan Dr. Neneng Yani Yuningsih, S.IP., M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Raharja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul “Penyelenggaraan Desentralisasi Kesehatan oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat 2011-2017” yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

Disertasi yang diujikan menurut Erlan Suwarlan Penyelenggaraan desentralisasi di Indonesia yang telah berjalan selama delapn belas tahun pasca reformasi merupakan pengalaman menarik untuk dibahas dan menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi atas berbagai polemik dan masalah yang muncul. Pencapaian tiap daerah sangat bervariasi dalam merespon kebijakan tersebut. Desentralisasi kesehatan sejatinya memiliki implikasi positif terhadap semakin membaiknya derajat kesehatan masyarakat daerah. Pasca pemekaran daerah, Kabupaten Tasikmalaya memiliki beban yang cukup besar dalam pembangunan termasuk sektor kesehatan.

Penelitian ini difokuskan pada penyelenggaraan desentralisasi kesehatan di Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat 2011-2017 yang bertujuan untuk menganalisis desentralisasi kesehatan dari aspek: kewenangan, sumber daya daerah dan akses masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: studi kepustakaan, studi lapangan dan wawancara mendalam. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian terdiri dari: Bupati, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, Ketua Komisi IV, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kasubag Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan Dinas Kesehatan, Direktur RSUD, Kepala UPT Puskesmas, Bidan, Perawat, Nutrisonis dan Tokoh Masyarakat.

,Kata kunci: Desentralisasi, Kesehatan, Desentralisasi Kesehatan, Kewenangan, Sumber Daya, Akses.

Selamat kepada Dr. Erlan Suwarlan, S.IP.,M.I.Pol. semoga Gelar dan Ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

(Oleh : Komar K., Kusman R., M. Rahman., Ervan L., Imam S /Humas FISIP Unpad)

http://pps.fisip.unpad.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *