Bandung- Jumat, 14 Juni 2019 (09.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Alexsander yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan merupakan Dosen Tetap Program Studi S1 Administrasi Negara Fisipol di Universitas Prof. Dr. Hazairin Bengkulu, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D., Ketua Tim Promotor Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D, Anggota Tim Promotor, Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A. dan Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata., serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Dra. Hj. Sintaningrum, M.T., Yogi Suprayogi Sugandi, S.IP.,M.A.,Ph.D dan Dr. Caroline Paskarina, S.IP.,M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H.,M.Hum. Disertasi yang disusun berjudul “Model Perilaku “Street Level Bureaucrats” dalam Pelayanan Publik Sektor Kesehatan: Studi Profesi Bidan pada Pusat Kesehatan Masyarakat di Kota Bengkulu (2013-2018)”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

Disertasi yang diujikan menurut Alexsander, Sektor kesehatan khususnya kesehatan ibu dan anak menjadi isu dalam praktek pelayanan publik Kota Bengkulu dimana bidan memegang peran penting dalam pelaksanaannya. Tujuan riset menemukan model perilaku street level bureucrat yang mampu menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi praktek pelayanan dan strategi meningkatkan kualitas palayanan publik.
Riset ini menggunakan teknik studi kasus melalui logika pemetaan mundur dengan analisis sistem dinamis. Tahap pertama dilakukan proses penggalian data kualitatif melalui studi literatur, FGD dan wawancara. Sumber data dalam proses FGD dan wawancara yaitu bidan, pasien, masyarakat dan unsur pemerintahan Kota Bengkulu. Tahap kedua dilakukan proses kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Beberapa data dikumpulkan secara time series selama 8 minggu. Responden sebanyak 77 orang terdiri dari 33 orang bidan puskesmas, 33 orang pasien dan 11 pimpinan puskesmas. Simulasi permodelan digunakan program Vensim DSS.64.E. Analisis statistik dengan SPSS 18.00 juga digunakan untuk memverifikasi data.
Hasil penelitian berkontribusi terhadap peningkatan kualitas layanan publik melalui upaya identifikasi dan estimasi perilaku pelayanan publik. Pada aspek teoretis model perilaku ini berkontribusi melengkapi teori Lipsky sekaligus memperkuat paradigma public choice.Kata Kunci: Model, Bidan, Street Level Bureaucrat, Pelayanan PublikSelamat kepada Dr. Alexsander., S.IP.,M.Si. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.
(Oleh : Komar K, Kusman R, M Rahman / Humas FISIP Unpad)
https://pps.fisip.unpad.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *