
Bandung- Selasa, 18 Juni 2019 (13.30), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Rusliandy yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan merupakan Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Karir Pegawai pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bogor, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.
Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D., Ketua Tim Promotor Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A., Anggota Tim Promotor, Yogi Suprayogi Sugandi, S.IP.,M.A.,Ph.D, dan Ridwan Sutriadi, ST.,MT.,Ph.D. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Raharja, M.Si., Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, dan Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D, Representasi Guru Besar Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H.,M.Hum. Disertasi yang disusun berjudul “Pengelolaan Infrastruktur Jalan Kabupaten oleh Dinas PUPR Kabupaten Bogor (Studi dari perspektif Dynamic Governance)”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.
Disertasi yang diujikan menurut Rusliandy, Keberadaan infrastruktur jalan memiliki peranan penting bagi perekonomian, penyerapan tenaga kerja, kesejahteraan masyarakat dan konektivitas wilayah sehingga perlu dikelola dengan baik dan efektif, agar tidak menciptakan keluhan pada masyarakat. Penelitian berupaya melihat bagaimana kapabilitas organisasi dan budaya organisasi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor dalam pengelolaan infrastruktur jalan Kabupaten di Kabupaten Bogor dan bagaimana model pengelolaan pengelolaan infrastruktur jalan dengan pendekatan system dinamic. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pisau analisis konsep dynamic governance. Sementara metode sistem dinamis digunakan untuk membangun model pengelolaan infrastruktur jalan Kabupaten di Kabupaten Bogor.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Dinas PUPR Kabupaten Bogor belum mengimplementasikan konsep dynamic governance. Hal ini diindikasikan oleh able people dan agile process yang belum terwujud yang mengakibatkan thinking ahead dan thinking again tidak maksimal. Thinking across berjalan namun hanya untuk studi referensi tanpa implementasi hasilnya di Kabupaten Bogor. Kondisi ini mengakibatkan kapabilitas organisasi menjadi lemah. Begitupun dengan budaya organisas, masih terjadi berbagai penyimpangan dan meritocracy belum berjalan. Sehingga Dinas PUPR lemah dalam pengelolaan infrastruktur jalan Kabupaten. Berdasarkan pendekatan sistem dinamik, model pengelolaan infrastruktur jalam kabupaten menunjukkan bahwa jalan mantap pada awalnya terus mengalami peningkatan, namun tahun 2028 jalan mantap mulai mengalami penurunan. Keberhasilan skenario pelatihan atau pengembangan kompetensi yang dimaknai kapabilitas organisasi meningkat, namun pola prilaku sistem yang terjadi adalah adanya penurunan jalan mantap.
Kata Kunci: Infrastruktur jalan kabupaten, Dynamic Governance
Selamat kepada Dr. Rusliandy., S.STP.,ME.,M.Si. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.
(Oleh : Komar K, Kusman R, Muntaha R./ Humas FISIP Unpad)