
Bandung- Jumat, 5 Juli 2019 (13.30), Bertempat di Gedung A Lt.2, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Desna Aromatika yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan Dosen pada Jurusan Ilmu Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas, Padang, resmi menyandang gelar doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.
Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D., Ketua Tim Promotor Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A. Anggota Tim Promotor Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D. dan Dr. Drs. H. Entang Adhy Muhtar, M.S., serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Drs. Herijanto Bekti, M.Si, Dr. Neneng Yani Yuningsih, S.IP., M.Si. dan Dr. Caroline Paskarina, S.IP.,M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H.,M.Hum. Disertasi yang disusun berjudul “Kelembagaan Pemerintahan Nagari di Provinsi Sumatera Barat (Studi di Kabupaten SDolok)”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.
Disertasi yang diujikan menurut Desna Aromatika, Penelitian ini berjudul Kelembagaan Pemerintahan Nagari di Provinsi Sumatera Barat studi di Kabupaten Solok. Penelitian ini dilatar belakangi oleh berbagai Persoalan yang muncul karena adanya perbedaan nilai, norma antara kebijakan tentang Desa seperti asas pengaturan Desa, dengan nilai-nilai tradisional dalam masyarakat adat yang keduanya saling mengalahkan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Nagari. Perlu dilakukan kajian tentang kelembagaan Pemerintahan Nagari untuk menemukan model kelembagaan yang sesuai. Kelembagaan merupakan nilai, norma, pandangan, adalah fondasi bagi pemerintah nagari dalam mencapai tujuan. Kajian terhadap kelembagaan Pemerintahan Nagari dilakukan dengan menggunakan kelembagaan tiga pilar yang dikemukakan oleh Scott (2014). Kelembagaan memiliki tiga pilar yaitu regulative, normative dan cultural-cognitive. Tiga pilar ini dianalisis melalui tujuh elemen yaitu Basis of compliance, basis of order, mechanism, logic, indicators, affect dan basis of legitimacy.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilakukan di empat nagari berdasarkan pada capaian indeks desa membangun, yaitu masing-masing satu nagari dari desa maju, desa berkembang, desa tertinggal dan desa sangat tertinggal. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi.
Kata Kunci: Kelembagaan, Nagari, Pemerintahan NagariSelamat kepada Dr. Desna Aromatika, S.AP.,M.AP. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.
(Oleh : Komar K., Kusman R. / Humas FISIP Unpad)