Bandung- Selasa, 13 Agustus 2019 (14.00), Bertempat di Gedung A Lt.2, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Armauliza Setiawan yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan sebagai Dosen Luar Biasa FISIP Universitas Sumatera Utara Medan, resmi menyandang gelar doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D., Ketua Tim Promotor Dr. Dra. Hj. Sinta Ningrum, M.T. Anggota Tim Promotor Prof. Dr. Dra. Hj. Erlis Karnesih, M.S. dan Dr. Drs. H. Herijanto Bekti, M.Si. Dr. Dra. Hj. R. Ira Irawati, M.Si. dan Dr. Dra. Hj. Sinta Ningrum, M.T. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Drs. H. Budiman Rusli, M.S., Dr. Drs. Asep Sumaryana, M.Si. dan Dr. Elisa Susanti, S.IP.,M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. Sam’un Jaja Rahrja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul “Faktor Determinan Efektivitas Pembangunan Desa Pesisir Kabupaten Natuna setelah diberlakukannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

Disertasi yang diujikan menurut Armauliza Septiawan, Penelitian ini berjudul Faktor Determinan Efektivitas Pembangunan Desa Pesisir Kabupaten Natuna pasca diberlakukannya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Fenomena permasalahan pembangunan di desa pesisir Kabupaten Natuna masih belum menunjukkan tanda perbaikan yang signifikan, minimnya pemanfaatan potensi sumber daya bagi pembangunan sampai kepada praktek kepemimpinan yang belum mampu menguatkan pelaksanaan pembangunan di desa pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami faktor determinan efektivitas pembangunan desa pesisir di Kabupaten Natuna yang mencakup; Fokus, Strategi serta kepemimpinan yag ada di desa pesisir.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang melibatkan 18 orang informan yag ditentukan secara purposif. Penelitian lapangan dilakukan mulai awal tahun 2018 sampai dengan awal tahun 2019 yang bertujuan menggali dan mendalami data dan informasi yang diperlukan. Selanjutnya data dan informan yang relevan dikumpulkan sesuai kategorinya, dianalisis dan diperbandingkan dengan teori yang telah didiskusikan sebelumnya, sehingga menghasilkan suatu fokus simpulan dan temuan yang sesuai dengan tujuan penelitian.

Berdasarkan analisis faktor determinan efektivitas pembangunan desa pesisir Natuna, yang mencakup fokus, strategi dan kepemimpinan, penelitian menemukan bahwa pembangunan desa pesisir di Kabupaten Natuna masih belum efektif. Temuan ini dikuatkan dengan masih lemahnya kemampuan desa pesisir Natuna mengelaborasikan kebutuhan utama atau felt needs masyarakat desa menjadi bagian utama dalam setiap aktivitas membangun desa pesisir. Namun demikian beberapa indikasi seperti: melaksanakan kegiatan pembangunan desa berdasarkan jadwal yang direncanakan beserta capaiannya, strategi yang berkesesuaian dengan misi membangun desa, sudah dilaksanakan dengan cukup baik. Dengan demikian untuk mewujudkan pembangunan desa pesisir Natuna secara efektif masih memerlukan penguatan harmonisasi pemikiran dan praktek melalui pemimpin keagamaan serta tokoh budaya yang ada di desa pesisir Natuna.

Kata Kunci: Efektivitas, Pembangunan Desa Pesisir, Wilayah terluar.

Selamat kepada Dr. Armauliza Septiawan,  S.Sos., M.Si. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

(Oleh : Komar K., Kusman R.  / Humas FISIP Unpad)

http://pps.fisip.unpad.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *