Bandung- Rabu, 31 Juli 2019 (14.00), Bertempat di Gedung A Lt.2, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Maya Puspita Dewi yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan sebagai IWAPI Jakarta, Dosen Tetap Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI juga National Certified Trainer, resmi menyandang gelar doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D., Ketua Tim Promotor Dra. Mudiyati Rahmatunnisa, M.A., Ph.D. Anggota Tim Promotor Dr. Drs. Asep Sumaryana, M.Si. dan Prof. Dr. JB Kristiadi serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Dra. Rita Myrna, M.Si. Dr. Drs. H. Entang Adhy Muhtar, M.S. dan Dr. Nina Karlina, S.IP.,M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. Sam’un Jaja Rahrja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul “Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Pendidikan Dasar di Kota Tasikmalaya”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude (dengan pujian).

Disertasi yang diujikan menurut Maya Puspita Dewi, Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji ketidakefektifan implementasi penyelenggaraan pendidikan dasar berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 4 Tahun 2007 tentang proses yang meliputi aspek: Pengorganisasian, Implementasi dan Aplikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, studi lapangan dan wawancara mendalam.

Implementasi kebijakan pendidikan dasar di Kota Tasikmalaya yang didasarkan pada Rencana Pembangunan Jangka Manengah Daerah (RPJMD) Kota Tasikmalaya 2013-2017 sudah dilaksanakan, walaupun belum sepenuhnya berjalan sesuai dengan tahapan implementasi kebijakan. Dalam implementasi kebijakan pendidikan dasar di Kota Tasikmalaya, baik dalam tahapan pengorganisasian, tahapan interpretasi maupun tahapan aplikasi memiliki beberapa kelemahan. Kemudian dalam implementasi kebijakan pendidikan dasar di Kota Tasikmalaya, komitmen politik dan pengembangan kapasitas menjadi aktivitas dasar yang harus dilakukan oleh pemangku kebijakan, dalam hal ini Pemerintah Kota Tasikmalaya harus dapat menyamakan pemahaman dan persepsi pentingnya kebutuhan manyarakat mengenai pentingnya pendidikan dasar.

Adapun saran dari hasil penelitian ini yaitu perlunya penataan organisasi para pelaksana implementasi kebijakan, khususnya dalam fungsi pengendalian mutu penyelenggaraan pendidikan dasar serta monitoring dan evaluasi baik bersifat ad hoc ataupun permanen serta optimalisasi penyediaan berbagai pedoman, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis dan mendiseminasikannya secara massif dan intensif melalui berbagai media kepada para aparatur pelaksana implementasi kebijakan pendidikan dasar.

Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Pendidikan Dasar, Pengorganisasian, Interpretasi dan Aplikasi

Selamat kepada Dr. Maya Puspita Dewi, S.Sos., M.Si. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

(Oleh : Komar K., Kusman R.  / Humas FISIP Unpad)

http://pps.fisip.unpad.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *