
Bandung- Selasa, 2 Agustus 2019 (13.30), Bertempat di Gedung A Lt.2, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Suherlan yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan Sebagai Dosen Tetap Yayasan Kutawaringin Subang, resmi menyandang gelar doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.
Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D., Ketua Tim Promotor Dr. Drs. Asep Sumaryana, M.Si., Anggota Tim Promotor Dr. Dra. Rita Myrna, M.Si dan Prof. Dr. Josy Adiwisastra. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A. Dr. Drs. H. Entang Adhy Muhtar., M.S. dan Dr. Nina Karlina, S.IP., M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H., M.Hum. Disertasi yang disusun berjudul “Kapabilitas Organisasi Dinas Pertanian Tanaman dalam Meningkatkan Produksi Komoditas Padi di Kabupaten Subang Tahun 2016 sampai 2018”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.
Disertasi yang diujikan menurut Suherlan, Kapabilitas Organisasi Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dalam Peningkatan Produksi Komoditas Padi di Kabupaten Subang Tahun 2016-2018. Judul ini terinspirasi dengan adanya keinginan besar Pemerintah Kabupaten Subang untuk meningkatkan produksi padi dari 1,1 juta ton menjadi 1,6 juta ton dari akhir tahun 2015 sampai akhir tahun 2017. Adapun yang menjadi objek penelitian dalam penelitian ini adalah Kapabilitas Organisasi yang meliputi empat dimensi yaitu: Knowledge and Skills, Technical Systems, Managerial Systems, and The Values And Norms. Sedangkan yang menjadi fokus penelitaiannya adalah pangan komoditas padi yang lokusnya di Kabupaten Subang.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati dan mengetahui seberapa besar dan sejauh mana kapabilitas organisasi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dalam komoditas padi di Kabupaten Subang mampu mewujudkan target pencapaian peningkatan produktivitas dan produksi komoditas padi sesuai dengan rencana dan keinginan besar Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.
Adapun metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualiitatif yang digunakan untuk memahami fenomena tentang subyek penelitian berdasarkan data yang menggambarkan model teoritik organisiasi yang bertanggung jawab atas “ketahanan pangan pada komoditas padi”.Subjek penelitian adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang pada proses penyelenggaraannya didelegasikan kepada Organisasi-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait dengan target peningkatan pencapaian produksi padi. Sebagai subjek penelitian, Aktor-aktor penentu yang berkaitan dengan keberhasilan ketahanan pangan pada komoditas padi ini adalah Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Subang, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang, Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, Bagian Keorganisasian Sekretaris Daerah, Badan Perencanaan, Penelitian, Pengembangan, dan Pembangunan Daerah, Gabungan Kelompok Tani, dan Kelompok Tani.
Sementara hasil penelitian dalam penyusunan disertasi ini diketahui bahwa Kapabilitas Organisasi Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dalam Komoditas Padi di Kabupaten Subang Tahun 2016-2018 belum sepenuhnya maksimal. Hal ini terlihat dari data terakhir tahun 2018 yang menunjukan bahwa besaran pencapaian peningkatan produksi komoditas padi hingga saat ini hanya mencapai 1.3 juta ton dari 1,6 juta ton padi yang diinginkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang sejak akhir tahun 2015.
Karena dimensi-dimensi dari Kapabilitas Organisasi seperti: Knowledge and Skills, Technical Systems, Managerial Systems, and The Values And Norms (Leonard D. Barton 1992), tidak maksimal dalam mewujudkan target pencapaian produksi komoditas padi, maka peneliti menemukan konsep baru dalam penelitian ini yaitu “Encouraging Institutional Objectivities” (Mendorong dan meyakinkan tujuan-tujuan kelembagaan). Konsep baru ini sebagai dimensi tambahan yang bertujuan untuk memenuhi kekurangan dan kelemahan-kelemahan yang dipraktekan oleh dimensi-dimensi Kapabilitas Organisasi tersebut.

Kata Kunci: Kapabilitas Organisasi, Dinas Pertanian, Komoditas Padi, Peningkatan Produksi, dan Kosep-konsep Baru.
Selamat kepada Dr. Suherlan, S.Sos., M.AP. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.
(Oleh : Komar K., Kusman R. / Humas FISIP Unpad)