Bandung- Senin, 9 September 2019, (13.30) Bertempat di Gedung A Lt.2 Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini M. Fadhillah Harnawansyah yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Politik dan sebagai Dosen tetap YPPT BSMR (Yayasan Pengelola Pendidikan Tinggi Bumi Silampari Musi Rawas dan sebagai Dekan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Musi Rawas Lubuklinggau, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. Drs. Wahju Gunawan, M.Si. Sekretaris Sidang Muradi, S.S., M.Si., M.Sc.. Ph.D, Ketua Tim Promotor Prof. Dr. Drs. H. Nasrullah Nazsir, M.S., Anggota Tim Promotor Prof. Dr. Drs. H. Utang Suwaryo, M.A, serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari, Prof. Dr. Drs. H. Rusadi Kantaprawira., Muradi, S.S., M.Sc., M.Si.. Ph.D. dan Leo Agustino, M.Si., Ph.D. Representasi Guru Besar Prof. Drs. Yanyan M. Yani, MAIR., Ph.D. Disertasi yang disusun berjudul “Dinamika Politik Daerah dan Pemilihan Umum Legislatif Daerah (Pilegda) : Studi Perbandingan Pelaksanaan Sistem Pemilihan Umum Legislatif Daerah di Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara” yang dinyatakan lulus dengan predikat Memuaskan.
Disertasi yang diujikan menurut M. Fadhillah Harnawansyah, Dalam dinamika politik daerah dan sistem pemilihan umum legislatif daerah (Pilegda) saat ini ditemukan permasalahan adanya kondisi yang tidak harmoni antara format sistem Pilegda dengan format sistem pemerintahan daerah (Pemda), sehingga menimbulkan rendahnya perwakilan politik masyarakat daerah oleh legislatornya. Berlandaskan fenomena tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul: Dinamika politik daerah dan Pilegda: studi perbandingan pelaksanaan sistem Pilegda di Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Musi Rawas Utara.
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan tentang dinamika politik daerah dan sistem Pilegda yang ideal dan harmoni dengan sistem Pemda, yang dapat digunakan di masa depan; dengan tingkat keterwakilan politik yang tinggi, serta untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan sistem Pilegda tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara secara mendalam, observasi partisipan langsung, dan dokumentasi; agar dapat memberikan data yang lebih akurat dan mendalam. Dalam kajian ini, peneliti melakukan proses analisis data dengan metode triangulasi, baik dari informan dan dokumentasi, maupun observasi langsung untuk melakukan verifikasi data.
Pada akhirnya, peneliti menyimpulkan bahwa sistem Pilegda yang ideal dengan sistem Pemda saat ini adalah sistem Pilegda model semi-distrik. Kemudian, peneliti juga menyimpulkan bahwa secara politis, sistem Pilegda dan sistem Pemda saat ini masih belum harmoni. Oleh karena itu, perbaikan sistem ini harus didukung juga oleh penyelenggaraan Pilegda yang berkualitas, berintegritas, profesional, jujur, dan adil. Di mana hal ini akan melahirkan legislator daerah yang memiliki tingkat keterwakilan politik yang tinggi terhadap konstituennya, dan sekaligus dapat efektif dalam penyelenggaraan Pemda

Kata kunci: Dinamika Politik Daerah & Sistem Pilegda.

Selamat kepada Dr. M. Fadhillah Harnawansyah, S.IP.,M.Si. semoga Gelar dan Ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.
(Oleh : Komar K, Kusman R, /Humas FISIP Unpad)

Beranda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *