(Pemaparan dari Provendus)

Bandung – Jumat, 5 Juni 2020 (09.00), Dilaksanakan Daring Via Google Meet melalui link https://meet.google.com/jyu-pyeb-mtw, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Iwan Nuryan yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis dan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Agen Madya pada Deputi II Badan Intelijen Negara (BIN), resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi doktor.

Disertasi yang diujikan menurut Iwan Nuryan, Kemajuan teknologi informasi di era digital dalam dunia perbankan menjadi satu kebutuhan dalam menjangkau masyarakat unbanked, mendorong tumbuhnya branchless banking untuk menciptakan keuangan yang inklusif. Penciptaan pertumbuhan keuangan inklusif melalui branchless banking di Indonesia diimplementasikan dalam program Layanan Keuangan tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai).

Penelitian ini bertujuan melakukan: (1) Analisis penerapan strategi BRI Link di BRI Kantor Wilayah Bandung, (2) Inventarisasi faktor internal dan eksternal yang menghambat dan menunjang penerapan strategi BRI Link, (3) Merumuskan  model strategi value creation BRI Link yang efektif dalam meningkatkan layanan perbankan.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi (pengamatan) langsung di lapangan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan secara purposive, dengan melihat kesesuaian antara calon informan dengan informasi yang dibutuhkan. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi value creation BRI Link saat ini belum berjalan dengan efektif. Hal ini ditunjukkan dengan fakta bahwa lebih banyak indikator strategi value creation yang belum diimplementasikan secara efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada enam faktor penghambat dan lima faktor penunjang dalam penyelenggaraan BRI Link. Strategi value creation yang dijalankan saat ini harus dirubah menjadi strategi value creation yang berorientasi kepada peningkatan kualitas layanan BRI Link.

Kata Kunci: Branchless Banking, Keuangan Inklusif, Value Creation.

(Suasana Sidang Promosi Doktor Via Aplikasi Google Meet)

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. Margo Purnomo, M.M. Ketua Tim Promotor Dr. Dra. Hj. Erna Maulina, M.Si. Anggota Tim Promotor Dr. Arianis Chan, S.IP., M.Si. dan Dr. H. Muh. Rizal, S.H., M.H. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Tetty Herawaty, SP., M.Si. Dr. Nenden Kostini, S.E., M.Si. dan Dr. R. Ratna Meisa Dai, S.Sos., M.Si.  Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Budiman Rusli, M.S. Disertasi yang disusun berjudul “Analisis Strategi Value Creation Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam Meningkatkan Layanan Perbankan: Studi Kasus Laku Pandai (BRILink) di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah Bandung Tahun 2018, yang dinyatakan lulus dengan predikat  Sangat Memuaskan.

Selamat kepada Dr. Iwan Nuryan, S.Sos., S.Mn., MAB. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

(Oleh : Komar K., Kusman R. /Humas FISIP Unpad)

http://pps.fisip.unpad.ac.id