Pemaparan Provendus

Bandung- Jumat, 14 Agustus 2020 (09.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor dilaksanakan  Daring via Zoom.us, pada kesempatan ini Imam Setyobudi yang merupakan mahasiswa Doktor Program   Studi   Antropologi   dan   sebagai   Dosen   Tetap    Fakultas    Ilmu    Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.

Disertasi yang diujikan menurut Imam Setyobudi, Permasalahan penelitian adalah bagaimana wujud upacara irung-irung dan tradisi otentiknya, apa substansi hakiki aksi kolektif upacara irung-irung, dan kenapa aksi kolektif upacara irung-irung muncul di Desa Cihideung. Tujuan penelitian adalah menjelaskan wujud upacara irung-irung berikut tradisi otentiknya dan penyebab tradisi itu ditinggalkan, menjelaskan substansi hakiki aksi kolektif upacara irung-irung, dan menjelaskan kemunculan aksi kolektif upacara irung-irung di Desa Cihideung. Manfaat teoretisnya adalah mengembangkan penelitian antropologi tentang komodifikasi dan revitalisasi dalam tinjauan produksi-diri masyarakat. Manfaat praktisnya berupa evaluasi terhadap model kebijakan dan implementasi pengembangan pariwisata di Kabupaten Bandung Barat dan  Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian adalah kualitatif menggunakan instrumen studi pustaka, observasi, dan wawancara. Populasi penelitian adalah aktor aksi kolektif dan warga. Variabel penelitian meliputi tradisi, revitalisasi, seni kejadian, dan komodifikasi.

Hasil penelitian menemukan tradisi yang dianggap otentik dari masyarakat Desa  Cihideung berupa ngahurip sirah cai, bebersih solokan, dan salamětan solokan direvitalisasi menjadi upacara irung-irung dengan pendekatan seni kejadian yang merupakan recreated tradition. Modifikasi dan penambahan komponen sengaja dilakukan untuk kepentingan komodifikasi. Pembingkaian dan pemaknaan dilakukan terhadap upacara irung-irung sebagai tradisi yang otentik berusia seratus tahun lebih, kearifan lokal pelestarian mata air yang terkait dengan identitas budaya Sunda agraris. Tujuan bingkai dan pemaknaannya sebagai suatu strategi komodifikasi yang memberi nilai lebih pada keotentikan upacara irung-irung. Simpulan penelitian ini adalah kolaborasi aktor-aktor yang berbeda latar-belakangnya bersiasat mengendalikan historisitas (sejarah perkembangan pariwisata) dan orientasi sosial-budaya (arah pengembangan pariwisata di Desa Cihideung dan Kecamatan Parongpong).

Kata Kunci: produksi-diri masyarakat, komodifikasi, revitalisasi, tradisi

Ketua Sidang                                            Sekretaris Sidang                                              Ketua Promotor

Anggota Tim Promotor

Tim Penguji Oponen Ahli

Representasi Guru Besar

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Rini S. Soemarwoto, S.Psi.,M.A.,Ph.D. Ketua Tim Promotor Prof. H. Oekan S. Abdoellah, M.A.,Ph.D. Anggota Tim Promotor Dr. Dra. Budiawati Supangkat, M.A., dan Dr. Dra. Selly Riawanti, M.A. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Drs. Budi Rajab, M.Si. Junardi Harahap, S.Sos.,M.Si., Ph.D. dan Rini S. Soemarwoto, S.Psi.,M.A.,Ph.D. Representasi Guru Besar Prof. Johan Iskandar, MSc., PhD. Disertasi yang disusun berjudul “Komodifikasi Revitalisasi Tradisi di Cihideung, Bandung Barat: Analisa Produksi-Diri Masyarakat”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.                                        

Selamat kepada Dr. Imam Setyobudi, S.Sos., M.Hum. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

 

(Oleh : Komar K., Kusman R. / Humas FISIP Unpad)

 

http://pps.fisip.unpad.ac.id