Pemaparan dari Promovendus

 

Bandung- Rabu, 24 Agustus 2020, (1100) melalui Daring via Zoom.us Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan Sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Jona Bungaran Basuki Sinaga yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Pemerintahan dan sebagai Dosen Tetap di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi doktor.

Disertasi yang diujikan menurut Jona Bungaran Basuki Sinaga, Delegasi  merupakan salahsatu bentuk dari desentralisasi administrasi disamping dekonsentrasi dan devolusi. Delegasi akan memiliki akuntabilitas bila memiliki task specificity dan task environtment untuk memperbaiki tatakelola, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta membuat penyelenggaraan layanan publik lebih efisien dan efektif. Atas dasar tersebut di atas, penelitian ini bertujuan mengkaji akuntabilitas desentralisasi administrasi yakni pendelegasian wewenang dari Walikota kepada Camat dalam pelayanan publik di Kota Bandung melalui analisis penerapan task specificity dan task environment.

Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif, dengan unit analisis adalah seluruh unit kerja yang terlibat dalam pendelegasian wewenang. Penentuan informan dilakukan secara purposive, dimana pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, pengamatan, dan dokumentasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendelegasian wewenang di Kota Bandung memiliki task specificity atau ruang lingkup yang tidak detail, relatif terbatas, dan sebagian besar hanya berisi rincian teknis kegiatan. Pelaksanaan task environment bagi Kecamatan melalui pengawasan (political oversight), regulasi (laws), persaingan (competition), dan mekanisme-mekanisme administrasi (administrative mechanisms) belum optimal sehingga akuntabilitas desentralisasi adminitrasi dalam pelaksanaan pelayanan publik di Kecamatan belum berjalan dengan efektif.

Kesimpulan penelitian ini adalah model akuntabilitas desentralisasi administrasi Cohen dan Peterson (1997) yakni task specifity dan task environtment belum berjalan secara menyeluruh dalam pendelegasian kewenangan walikota kepada camat di Kota Bandung perlu diperkuat dengan menambah dimensi open menu dan functions follow condition. Penelitian ini menghasilkan model dalam pelaksanaan delegasi kewenangan agar tercipta akuntabilitas administrasi desentralisasi dalam pelaksanaan pelayanan publik. Secara akademik disarankan model pendelegasian wewenang  agar terus dikembangkan dan disempurnakan dalam berbagai setting kebijakan, tempat, waktu, bidang, dan dinamika pemerintahan yang berbeda.

Kata kunci: Desentralisasi; Pendelegasian Wewenang; Pelayanan Publik.

Pimpinan Sidang                                   Sekretaris Sidang                                       Ketua Promotor

Anggota Tim Promotor

Tim Oponen Ahli (Penguji)

Representasi Guru Besar

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. Dra. Dede Sri Kartini, M.Si., Ketua Tim Promotor Prof. Dr. Drs. H. Utang Suwaryo, M.A. Anggota Tim Promotor Dr. Dra. Dede Sri Kartini, M.Si. dan Dra. Mudiyati Rahmatunnisa, M.A., Ph.D. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. H. Nandang Alamsah D, S.H., M.Hum, Dr. Neneng Yani Yuningsih, S.IP., M.Si. dan Dr. Novie Indrawati Sagita, S.IP.,M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Raharja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul “Pendelegasian Wewenang Walikota kepada Camat dalam Pelayanan Publik (Studi Kasus di Kota Bandung tahun 2013-2018)” yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

 Selamat kepada Dr. Jona Bungaran Basuki Sinaga, S.STP., S.AP., M.Si. semoga Gelar dan Ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

 

(Oleh : Komar K, Kusman R, /Humas FISIP Unpad)

http://pps.fisip.unpad.ac.id