Pemaparan Promovendus

Bandung- Jumat, 28 Agustus 2020, (1400) Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor melalui Daring via Zoom.us, pada kesempatan ini Sisca Lestari yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Sosiologi dan sebagai Kepala Sekolah TK Nuurul Ummi, Ketua Yayasan Pendidikan Nuurul Ummi (bergerak di bidang Sosial dan Pendidikan), Dosen LB FISIP UIN SGD Bandung, Dosen STIS As Saadah Sukasari Sumedang, Fasilitator Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Provinsi Jawa Barat, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.

Disertasi yang diujikan menurut Sisca Lestari, Disertasi ini mengkaji jaringan prostitusi terselubung, studi kasus praktik prostitusi di tempat spa plus mengambil lokus di Kota Bandung. Masalah penelitian ini ingin mengetahui jaringan prostitusi dalam proses rekrutmen terapis spa plus. Studi ini terfokus pada aktor-aktor yang terlibat dalam jaringan prostitusi terselubung, dianalisis dengan menggunakan teori jaringan Granovetter (1973). Dalam persfektif sosiologis, prostitusi termasuk dalam perilaku menyimpang dan memiliki norma penyimpangan.

Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah seluruh yang terlibat dalam jaringan prostitusi spa plus. Penentuan informan dilakukan secara teknik bertujuan yang mempunyai kapasitas untuk menjawab pertanyaan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipan, wawancara, observasi langsung, dokumentasi dan pengumpulan arsip.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tempat spa yang ada praktik prostitusi terselubung adalah di tempat spa khusus laki-laki (Men Spa/executive spa/exclusive spa). Strategi yang dilakukan oleh agen dalam perekrutan yaitu rekrutmen langsung, rekrutmen tidak langsung dan rekrutmen melalui media sosial. Lebih jauh lagi, strategi rekrutmen terapis plus ini membentuk enam jaringan prostitusi terselubung spa, diantaranya yaitu jaringan owner, jaringan agen, jaringan bunda, jaringan terapis, jaringan informan dan jaringan media sosial. Jaringan owner yaitu pemilik spa memiliki kapasitas dalam memberikan keamanan untuk keberlangsungan spa plus. Jaringan agen terbentuk karena adanya permintaan ketersediaan terapis plus. Jaringan bunda terbentuk karena diperlukan dalam cek body, training, serta mengelola terapis plus. Jaringan terapis terbentuk karena dibutuhkan sebagai pemijat di tempat spa plus, objek yang dijadikan alat untuk kepentingan ekonomi dari aktor yang terlibat dalam bisnis spa plus. Jaringan informan yaitu orang yang memberikan informasi kepada agen mengenai perempuan yang mau bekerja sebagai terapis plus. Sedangkan jaringan media sosial adalah penghubung atau alat yang digunakan agen untuk merekrut perempuan menjadi terapis plus.

Temuan penelitian yaitu jaringan lemah ditunjukkan oleh informan, walaupun perannya kurang diperhitungkan namun memiliki sumbangan yang penting bagi keberlangsungan jaringan prostitusi terselubung spa plus. Informan memberikan peluang dalam perkembangan bisnis spa plus, terbukti dari data yang didapatkan kurang lebih 30 tempat spa khusus laki-laki yang beroperasi di Bandung. Media sosial sebagai alat yang digunakan untuk menyebarkan informasi menjadi kekuatan bridging dalam hubungan sosial. Sedangkan owner menjadi sentral dalam jaringan, dan memiliki tanggung jawab sosial ekonomi. Menunjukkan bahwa semakin kuat ikatan kepercayaan, power, dan aturan antar aktor, maka jaringan prostitusi terselubung spa plus semakin kuat. Interaksi yang dibangun baik off line atau on line berjalan baik berdasarkan kesepakatan. Terlepas dari ikatan yang lemah atau kuat, yang paling penting adalah relasi yang dibangun berdasarkan faktor ekonomi, kenyamanan dan perlindungan.

Kata Kunci: Jaringan, Rekrutmen, aktor, spa, prostitusi.

Pimpinan Sidang                                                                                  Sekretaris Sidang

Ketua Promotor                                                                         Anggota Tim Promotor

Tim Oponen Ahli (Penguji)

Representasi Guru Besar

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. Muhammad Fedryansyah, S.Sos.,M.Si., Ketua Tim Promotor Prof. H. Oekan S. Abdoellah, M.A.,Ph.D. Anggota Tim Promotor Drs. Budhi Gunawan, M.A.,Ph.D. dan Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Drs. Ir. H. Munandar Sulaeman, M.S, Dr. Drs. Budi Rajab, M.Si. dan Dra. Prihatini Ambaretnani, M.Sc.,Ph.D. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Opan Suhendi Suwartapradja, M.Si. Disertasi yang disusun berjudul Jaringan Prostitusi Terselubung Spa Plus di kota Bandung yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

Selamat kepada Dr. Sisca Lestari, S.Sos., M.Ag. semoga Gelar dan Ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

 

(Oleh : Komar K, Kusman R, /Humas FISIP Unpad)

 

http://pps.fisip.unpad.ac.id