Pemaparan Promovendus
Bandung- Jumat, 23 Oktober 2020, (0900) Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor melalui Daring via Zoom.us, pada kesempatan ini Melyana Ratana Pugu yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Hubungan Internasional dan sebagai Anggota Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNCEN, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.
Disertasi yang diujikan menurut Melyana Ratana Pugu, Penelitian ini difokuskan pada model pengelolaan perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini (PNG) dengan melihat pengelolaan secara internal dari Indonesia secara umum terkait kebijakan pengelolaan, organisasi pengelolaan dan sumber daya pengelolaan perbatasan dan implementasinya di Kabupaten Keerom Provinsi Papua serta pengelolaan secara eksternal antara Indonesia dan Papua Nugini dalam komite kerja sama dua negara termasuk menganalisis keadaan keamanan masyarakat perbatasan di Kabupaten Keerom dalam kaitannya dengan keamanan manusia.
Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui Wawancara dan Observasi. Data dianalisis dengan mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara dan menyusun secara sistematis sehingga mudah dipahami dan temuannya dapat diinformasikan kepada orang lain. untuk menguji keabsahan data maka Peneliti melakukan triagulasi data kepada informan yang berbeda sehingga data menjadi valid.
Penelitian ini menemukan beberapa hal terkait model pengelolaan perbatasan sejahtera di Kabupaten Keerom bahwa (1) Distribusi kewenangan belum terjadi secara terkoordinasi antara pemerintah pusat dengan daerah dalam pengelolaan perbatasan di Kabupaten Keerom; (2) Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) belum bekerja secara optimal dalam pengelolaan perbatasan di Kabupaten Keerom; (3) Masyarakat perbatasan di Distrik Arso Timur, Distrik Waris, Distrik Web, Distrik Yaffi dan Distrik Towe yang berbatasan dengan Papua Nugini mengalami indikasi terancam keamanannya karena termarginalkan; (4) Indonesia dan Papua Nugini belum membicarakan masalah pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan masyarakat perbatasan didalam Komite kerja sama dua negara atau Joint Border Committee (JBC) RI-PNG beserta sub-komitenya; (5) Perlu koordinasi dan kerja sama yang lebih efektif antara kedua negara untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat perbatasan dua negara.
Disertasi ini mengajukan dan membangun konsep untuk distribusi kewenangan BNPP ke tingkat yang lebih rendah untuk efektivitas kerja pengelolaan dalam koridor kolaborasi dan koordinasi antar instansi pengelolaan serta efektivitas JBC RI-PNG untuk mulai membahas pembangunan kawasan perbatasan dan tidak hanya membahas patok batas dan pemeliharaan pilar batas dua negara karena akan mengabaikan masyarakat sebagai elemen utama perbatasan..
Kata Kunci: Indonesia, Keerom, Model Pengelolaan Perbatasan, Pengelolaan Perbatasan Sejahtera, Papua Nugini.


Pimpinan Sidang Sekretaris Sidang Ketua Promotor

Anggota Tim Promotor

Tim Oponen Ahli (Penguji)

Representasi Guru Besar
Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. Wawan Budi Darmawan, S.IP., M.Si. Ketua Tim Promotor Prof. Drs. Yanyan Mochamad Yani, MAIR., Ph.D. Anggota Tim Promotor Dr. Wawan Budi Darmawan, S.IP., M.Si. dan Dr. Velix Vernando Wanggai, S.IP., MPA, serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Dr. Arfin Sudirman, S.IP., MIR. dan Dr. Akim, S.IP., M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H., M.Hum. Disertasi yang disusun berjudul “Model Pengelolaan Perbatasan Indonesia – Papua Nugini: Studi Kasus di Kabupaten Keerom (2012-2019)” yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.
Selamat kepada Dr. Melyana Ratana Pugu, S.IP., M.Si. semoga Gelar dan Ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.
(Oleh : Komar K, Kusman R, /Humas FISIP Unpad)