
Provendus
Laporan Kusman R, Humas FISIP Unpad
[pps.fisip.unpad.ac.id, 26/7/2021] Bandung – Senin, 26 Juni 2021 (14.00), Daring via Zoom.us, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Dadang Moh Naser yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Pemerintahan , resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.
Disertasi yang diujikan menurut Dadang Moh Naser, Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah pembangunan yang kerap dihadapi sebagian besar daerah, dimana dalam pembangunan diantaranya pemberdayaan masyarakat dalam sektor ekonomi, pendidikan, dan lingkungan masih belum efektif. Pemerintah Kabupaten Bandung melalui pemikiran Bupati menemukan titik lemah masalah pembangunan yakni minimnya karakter warga terhadap kolektivitas dan budaya kebersamaan. Oleh karena itu, Bupati Bandung menggagas pembumian konsep Sabilulungan yang disinyalir mampu menanamkan spirit pembangunan di Kabupaten Bandung. Gagasan penerapan nilai kearifan lokal Sabilulungan ini terinspirasi dari Seamul Udong di Korea Selatan, Bushido di Jepang, dan Ubuntu di Afrika Selatan, yang mana penerapan kearifan lokal menunjukkan kemanjuran saat dipraktikan dalam pembangunan. Menurut Bupati penerapan semangat Sabilulungan penting untuk dilakukan sebagai upaya pelestarian nilai budaya Sunda yang akhir-akhir ini semakin tergerus oleh budaya modern dan budaya global. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan Konsep Sabilulungan berhasil melakukan transformasi dalam pelaksanaan pembangunan berbasis nilai kearifan lokal sebagai basis nilai pembangunan dan reframing perubahan manajemen pemerintahan.
Orisinalitas dan keterbaruan dari penelitian ini terletak pada penggunaan teori sebagai dasar analisis penelitian adalah dengan menganalisis kearifan lokal dalam pembangunan serta menggunakan teori transformasi manajemen pemerintahan untuk analisis penelitian secara komprehensif dalam memahami, mengungkapkan, dan menjawab persoalan-persoalan fenomena masalah pelaksanaan pembangunan berbagai sektor di Kabupaten Bandung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dipaparkan secara deskriptif sehingga mampu menggambarkan secara rinci dan melakukan analisis mendalam terkait proses pelaksanaan, faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan, dan hasil pelaksanaan kebijakan. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, FGD, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan triangulasi, yang melihat data dan informasi terkait penelitian dengan tiga sudut pandang yaitu sudut pandang teori, sudut pandang empirik, dan sudut pandang interpretasi peneliti.
Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H., M.Hum Ketua Promotor . Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H., M.Hum . Anggota Tim Promotor Prof. Dr. Arry Bainus, M.A, Prof. Dr. Eva Tuckyta Sari Sujatna, M.Hum. , serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari . Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata , Dra. Mudiyati Rahmatunnisa, M.A.,
Dr. Wawan Budi Darmawan,S.IP., M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr. Disertasi yang disusun berjudul “TRANSFORMASI MANAJEMEN PEMERINTAHAN DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL” (Studi Kasus Penerapan Nilai Sabilulungan dalam Pelaksanaan Program Pembangunan di Kabupaten Bandung Tahun 2011- 2019), yang dinyatakan lulus dengan predikat “Pujian”.
Selamat atas diraihnya gelar Doktor kepada Dr. Dadang Moh Naser.semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan.