Promovendus

Laporan  Kusman R, Humas FISIP Unpad

[pps.fisip.unpad.ac.id, 30/05/2022] Bandung – Senin, 30 Mei 2022 (09.00), Daring via Zoom.us, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini R. Ari Warsono yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Administrasi Bisnis resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.

Promovendus dilahirkan di kota Madiun, Jawa Timur pada tanggal 30 Agustus 1966 dari pasangan Raden Soetomo (alm) dan Ibu Toeminah (alm), sebagai anak ke-lima dari tujuh bersaudara.

Pernikahannya dengan Tina Handayani dikaruniai 3 orang putera yaitu:

  1. Thufeil Muhammad Ghazy (29 Tahun)
  2. Dzikri Muhammad Immaduddin (25 Tahun)
  3. Ghifari Muhammad Ilmi (23 Tahun)

Riwayat Pendidikan:

Riwayat Jabatan/Pekerjaan:

Bekerja dan berkarier di PLN dimulai sejak:

Disertasi yang diujikan menurut Ari Warsono Ketersediaan energi listrik diseluruh Indonesia merupakan amanat Undang-undang yang tertuang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2016-2025 dimana kebutuhan listrik yang disupply dari Pembangkit listrik dipergunakan untuk menerangi atau melistriki daerah-daerah di Indonesia khususnya di luar Jawa yang masih membutuhkan perkuatan pembangkit listrik dan masih terjadi krisis energi listrik.

Data dari RUPTL tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan pembangkit listrik:

4.584 MW;

–     tahun 2018: 149 Unit dan 12.572 MW;

Memperhatikan jumlah unit, kapasitas, size dan variasi pembangkit listrik yang sangat besar dan berbeda-beda ini maka diperlukan perencanaan yang matang, serta strategis yang tepat agar pengadaannya dapat dilaksanakan tepat waktu dan tepat mutu serta Commercial Operation Date (COD) tepat waktu.

Kebutuhan pemakaian energi listrik yang terus meningkat dari tahun ke tahun, rata-rata mencapai 8.6%. Hal ini diyakini mampu menumbuhkan ekonomi sebesar diatas 5% setiap tahun. Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo telah menugaskan kepada PLN untuk membangun pembangkit listrik di Indonesia sebesar 35.000 MegaWatt (MW) selama kurun waktu (2015-2019) dimana 10.000 MW dilaksanakan pengadaannya oleh PLN sedangkan 25.000 MW oleh Independent Power Producer (IPP).

Pelaksana pengadaan yang dilakukan oleh PLN rata-rata membutuhkan waktu cukup lama 6-8 bulan, sedangkan konstruksinya memerlukan waktu 12-48 bulan (tergantung dari jenis/type pembangkit yang akan dibutuhkan).

Memperhatikan lamanya proses pengadaan pembangkit listrik ini menjadikan ide, pemikiran bagi peneliti untuk melakukan penelitian lebih dalam serta untuk mengetahui pengadaan pembangkit listrik di PLN ini serta upaya-upaya pengadaan yang lebih efektif dan efisien dengan memperhatikan tatakelola Good Corporate Government (GCG). Prosedur atau metode yang digunakan khususnya pengadaan pembangkit listrik skala besar.

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. H. R. Anang Muftiadi, S.E., M.Si, Ketua Promotor . Prof. Dr.H Sam’un Jaja Raharja, M.Si. Anggota Tim Promotor  Dr.H Muhammad Rizal, S.H., M.H Dr. Drs. Iwan Sukoco, M.Si. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. H. R. Anang Muftiadi, S.E., M.Si. Dr. Arianis Chan, S.IP., M.Si Dr. Herwan Abdul Muhyi, S.IP., M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Budiman Rusli, M.S., Disertasi yang disusun berjudul “MODEL PENGADAAN PRODUK STRATEGIS (STUDI PADA PENGADAAN PEMBANGKIT LISTRIK 35.000 MW DI INDONESIA).” yang dinyatakan lulus dengan predikat “Sangat Memuaskan”

Selamat atas diraihnya gelar Doktor  kepada R. Ari Warsono Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.