
Promovendus
Laporan Kusman R, Humas FISIP Unpad
[pps.fisip.unpad.ac.id, 1/08/2022] Bandung – Senin, 1 Agustus 2022 (09.00), Daring via Zoom.us, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Ramson Siagian yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Hubungan Internasional resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.
Promovendus dilahirkan di Kecamatan Tanah Jawa, Pematang Siantar, 5 April 1957,
Promovendus mempunyai istri bernama Vivienna, S.H. dan dikaruniai 2 (dua) orang anak yang bernama Andre Sukarno F. Siagian (BBA, BSc, MSI University of Michigan) dan Ezra Marhaendra Siagian (Prodi Akuntansi FEB UI).
Riwayat Pendidikan:
- SD Negeri di Tanah Jawa, Pematang Siantar (1968);
- SMP Negeri di Tanah Jawa, Pematang Siantar (1972);
- SMA Negeri di Pematang Siantar (1974);
- Jurusan Akuntansi Universitas Jayabaya, Jakarta (1978);
- MBA (Master of Business Administration) Institut Bisnis Manajemen Jayakarta (1994);
- Pada Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018, Promovendus mengikuti pendidikan Program Doktor Hubungan Internasional pada Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran, Bandung.
Riwayat Jabatan/Pekerjaan :
| 1979-1981 | Ketua DPC GMNI DKI Jakarta; |
| 1981-1983 | Ikut aktif di Yayasan Bung Karno; |
1983-1993 Anggota Asperdia Hankam/Pengusaha bidang pengadaan Peralatan TNI AD dan TNI AL;
1989-2000 Wiraswasta/pengusaha bidang peralatan kapal tanker dan tug boat serta peralatan pengolahan minyak;
1999-2003 Komisi A (Konstitusi) MPR RI, ikut memproses Amandemen UUD 1945;
1999-2004 Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan mewakili Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah;
1999-2004 Anggota MPR RI Fraksi PDIP;
1999-2004 Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI;
1999-2004 Ketua Group Kerja Sama Parlemen Indonesia Mexico;
1999-2009 Sebagai Anggota Pansus dan Panja serta Timsus berbagai Rancangan Undang Undang;
1999-2002 Komisi VIII (Energi Sumber Daya Mineral, Riset Teknologi dan Lingkungan Hidup) DPR;
2000 Delegasi DPR Rl ke Parlemen dan Pemerintah Australia;
2001 Kunjungan resmi dan diskusi persahabatan dengan Anggota Parlemen Japan dan Ministry of Economy, Trade and Industry Japan;
2001-2002 Pansus investigasi 159 kasus Pertamina;
2002 Delegasi DPR RI ke Parlemen dan Pemerintah Mexico;
2002-2002 Komisi V (PU, Perhubungan) DPR RI;
2002-2003 Komisi VI (Perindustrian dan Perdagangan, BUMN, UKM/Koperasi) DPR RI;
2003 Delegasi DPR RI ke Konferensi Parlemen se-Dunia di Geneva;
2003 Delegasi DPR RI ke Konferensi Parlemen se-Dunia dalam hal Pembangunan Berkelanjutan di Berlin, Jerman;
2003-2009 Secara reguler ikut dalam dialog/debat/diskusi di berbagai media TV di Jakarta dalam fungsi sebagai Anggota DPR RI, mengenai Energi, BBM, serta Ekonomi, Keuangan Anggaran dll;
2003-2004 Komisi VIII (Energi Sumber Daya Mineral, Riset Teknologi dan Lingkungan Hidup) DPR;
2004-2007 Komisi VII (Energi Sumber Daya Mineral, Riset Teknologi dan Lingkungan Hidup) DPR;
2004-2008 Panitia Anggaran DPR RI;
2004-2009 Anggota DPR RI Fraksi PDI P mewakili Dapil X Jawa Tengah (Kabupaten Pemalang, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang);
2004-2009 Wakil Ketua Fraksi PDIP DPR RI bidang Ekonomi, Keuangan dan Anggaran;
2007 Delegasi DPR RI ke Parlemen dan Pemerintah Argentina;
2007 Delegasi DPR RI ke Parlemen Cina;
2007 Kunjungan dan diskusi persahabatan dengan anggota Congress USA, dan kunjungan Resmi ke New York Stock Exchange, NYC;
2007-2009 Komisi XI (Keuangan, Bappenas, BPS, BI dan Perbankan) DPR RI;
2009 Delegasi DPR RI di seminar dan diskusi Parlemen Negara-Negara ASEAN, dengan India, Cina dan WTO mengenai regulasi-regulasi WTO di Singapura dan efek terhadap kepentingan negara masing masing;
2009 Delegasi DPR RI ke Congress USA;
2009 Delegasi DPR Rl ke Parlemen lnggris;
2010-2013 Direktur State Budget Watch (LSM);
2010-2013 Dalam kapasitas sebagai Direktur State Budget Watch secara reguler sebagai nara sumber ikut dalam dialog/diskusi di berbagai media TV;
2014-2019 Anggota Komisi VII DPR RI (Bidang Energi Sumber Daya Mineral, Lingkungan Hidup, Ristek, PLN, Pertamina dll);
2014-2019 Anggota Badan Legislasi DPR RI;
2014-2019 Agggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra mewakili Dapil Jawa Tengah X;
2014-2019 Anggota berbagai Pansus RUU;
2019-2020 Anggota Komisi XI DPR RI (Bidang Keuangan, Ekonomi, BI dan Perbankan);
2020-2021 Wakil Ketua KomisiVII DPR RI (Bidang Energi Sumber Daya Mineral, BRIN, PLN, Pertamina, Perindustrian dll);
2022 Anggota Komisi IX DPR RI;
2022-Sekarang Anggota Komisi VII DPR RI (Bidang Energi Sumber Daya Mineral, BRIN, PLN, Pertamina, Perindustrian dll)
Disertasi yang diujikan menurut Ramson Siagian Energi listrik merupakan energi final yang sangat penting bagi keamanan negara dan keamanan manusia. Kebutuhan listrik di masa yang akan datang cenderung akan terus meningkat, sehingga penting bagi setiap negara menjamin kelangsungan pembangkit listrik dengan jaminan ketersediaan energi primer yang menggerakannya. Pembangkit listrik di Indonesia mayoritas menggunakan energi primer batu bara dan gas bumi, yang juga merupakan komoditas penghasil devisa penting. Disparitas harga yang sangat besar antara pasar global dan domestik menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah ekspor, hal ini tentunya menyebabkan terjadinya ancaman ketersediaan bagi kebutuhan energi primer batu bara dan gas bumi untuk listrik di Indonesia. Berdasarkan kondisi tersebut penelitian ini mengkaji bagaimana perubahan kebijakan yang melihat ketersediaan energi primer batu bara dan gas bumi sebagai isu ekonomi menjadi isu yang terkait dengan keamanan nasional.
Penelitian ini menggunakan konsep keamanan energi, yang melihat kerentanan (vulnerability) sistem energi vital dari empat aspek (4As) yaitu availability, accessibility, affordability dan acceptability, serta menggunakan konsep securitization dari Copenhagen School untuk menjelaskan bagaimana energi primer batu bara dan gas bumi menjadi isu keamanan yang penting bagi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mendalami alasan mengapa sekuritisasi terhadap energi primer batu bara dan gas bumi dilakukan oleh para pemangku kepentingan ketenagalistrikan di Indonesia.
Hasil penelitian yang dilakukan menemukan bahwa faktor ketersediaan batu bara dan aksesibilitas gas bumi merupakan faktor kerentanan terbesar bagi PLN sebagai penyedia listrik di Indonesia, selain itu aspek keterjangkauan harga (bagi PLN maupun masyarakat/konsumen) dan tekanan rezim lingkungan, menjadi faktor kerentanan sistem energi vital bagi ketenagalistrikan di Indonesia. Proses sekuritisasi untuk mengatasi kerentanan energi primer batu bara dan gas bumi ini melalui politisasi isu energi primer batu bara dan gas bumi yang memunculkan perdebatan antara kepentingan ekspor dan domestik. Tutur tindak (speech act) yang dilakukan aktor pensekuritisasi (Pemerintah dan Komisi VII DPR) menghasilkan kebijakan sekuritisasi berupa Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation DPO, untuk menjamin ketersediaan dalam negeri dan cadangan energi di masa depan bagi keamanan nasional.
Kata Kunci: energi primer, keamanan energi, sekuritisasi, sistem energi vital.
Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. Wawan Budi Darmawan, SIP.,M.Si , Ketua Promotor . Prof. Dr. Arry Bainus, M.A. Anggota Tim Promotor Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Dr. Wawan Budi Darmawan, SIP.,M.Si. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Drs. Taufik Hidayat, M.S, Ph.D. Dr. Arfin Sudirman, M.I.R. Dr. Akim, M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. H. Nandang Alamsah D., S.H., M.Hum.Disertasi yang disusun berjudul “SEKURITISASI ENERGI PRIMER BATU BARA DAN GAS BUMI UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN LISTRIK DI INDONESIA: SUATU STUDI TENTANG KEAMANAN ENERGI INDONESIA” yang dinyatakan lulus dengan predikat “ Pujian”
Selamat atas diraihnya gelar Doktor kepada Dr. Ramson Siagian Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.