Laporan : Kusman Rusmana, Humas FISIP Unpad

[pps.fisip.unpad.ac.id, 03-08-2023] Bandung – Kamis, 03 Agustus 2023 (16.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Saripudin yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Administrasi Publik resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.

Promovendus dilahirkan di Garut, pada tanggal 09-09-1974 dari pasangan Bapak Moch.Madin (alm) dan Ibu Engkom Komariyah, sebagai anak ke- 9 dari 11 bersaudara. Pernikahannya dengan Aulia Asry Inayatullah dikaruniai 3 orang anak yaitu : 1.Adam Zain, 2.Muhammad Arsy Fikri, dan 3.Alesha Hasna Ramadani.

Riwayat Pendidikan : Pendidikan SDN Cijambe Garut diselesaikan pada tahun 1986 di Garut, MTs Bahrul ulum cikelet Garut diselesaikan pada tahun 1989 di Garut, SMAN2 Garut diselesaikan pada tahun 1992 di Gaut, Akademi Militer Pada tahun 1996 di Akademi militer Magelang. Sarjana Ilmu pemerintahan lulus pada tahun 2000 di *Universitas Pancasila Makassar., Program Magister Administrasi Negara diselesaikan tahun 2008 di Universitas Garut, dan pada semester genap tahun akademik 2020/2021 masuk kuliah Program Doktor Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Bandung.

Riwayat Jabatan/Pekerjaan : TNI, Pada saat ini Promovendus menjabat sebagai, Asisten Teritorial di KODAM III/ SILIWANGI, dengan riwayat jabatan sebagai berikut: 1.Danyon Armed 13 kostrad; 2.Dandim 0607/ kota sukabumi; 3.Wadanpusdik Armed; 4.Direktur pembinaan litbang pussenarmed; 5.Direktur pembinaan doktrin pussenarmed; 6.Pamen Ahli Pangdam XVI/ PATIMURA AMBON; 7.PAMEN MABESAD.

Disertasi yang diujikan menurut Saripudin, Munculnya SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Coronavirus 2) atau juga dikenal sebagai COVID-19 (Corona Virus Disease) pada akhir tahun 2019 telah mengakibatkan berbagai dampak pada kehidupan manusia. Menurut data yang disajikan oleh WHO (World Health Organization), per tanggal 27 September 2021, 221 negara sedang terdampak oleh COVID-19. Jumlah kasus COVID-19 hingga saat ini telah mencapai 234,567,950 kasus di seluruh dunia. Dari semua kasus tersebut telah terjadi 4,796,562 kematian (World Health Organization, 2021).

COVID-19 memiliki peran besar dalam mengganggu perkembangan ekonomi dunia. Hal tersebut didukung oleh laporan World Economic Outlook yang dirumuskan oleh IMF (International Monetary Fund) yang menyatakan bahwa perkembengan perekonomian dunia pada tahun 2020 telah turun menjadi -3.2%.

Kasus COVID-19 pertama terdeteksi di Indonesia pada bulan Maret 2020. Per tanggal 10 Januari 2022, jumlah kasus di Indonesia telah mencapai 4,266,195 dengan angka kematian 144,129 (Satuan Tugas Penanganan Covid-19, 2022). Dampak COVID-19 terhadap ekonomi juga terasa di Indonesia. Guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan menimbang Perpres No. 82 Tahun 2020, Kota Bandung membentuk Satuan Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 (Satgas PP Covid-19) yang dibentuk berdasarkan Keputusan Wali Kota (Kepwal) No. 443/Kep.239- Dinkes/2020 dan Peraturan Wali Kota (Perwal) No. 13 Tahun 2020.

Kodim 0618/BS (Berdiri Sendiri) Kota Bandung adalah satuan Komando Distrik Militer yang berada di bawah Komando Kodam III/Siliwangi yang membawahi sebanyak 14 Koramil yang tersebar di wilayah Kota Bandung. Di berbagai negara, pandemi diidentifikasi sebagai resiko besar terhadap keamanan. Untuk menangani Covid-19, berbagai upaya dilakukan oleh ketiga matra angkatan bersenjata Amerika Serikat: Pada Bulan Maret 2020, Angkatan Laut Amerika Serikat mengerahkan dua kapal rumah sakit USNS Mercy (T-AH-19) dan USNS Comfort (T-AH- 20) untuk menangani pandemi di Los Angeles dan New York City (Cronk, 2020).

Dalam ranah implementasi peran TNI dalam kebijakan penanganan pandemi, terdapat beberapa penelitian terdahulu yang berusaha melihat aktor-aktor yang terlibat dalam implementasi yang lintas-sektor. Mengko dan Fitri (2020) meneliti mengenai peran militer dalam penanganan pandemi Covid-19 dalam tingkat nasional. Iis Gindarsah (2020) meneliti mengenai Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di masa pandemi Covid-19. Selain itu, Laksmana dan Taufika (2020) menganalisis kadar “militerisasi” dari penanganan Covid-19 dengan melihat partisipasi personil TNI dalam posisi strategis penanganan Covid-19 yang dibagi berdasarkan pangkat, akademi, dan matra.

Penelitian ini berupaya untuk menjelaskan Peran Kodim 0618 dalam Implementasi Kebijakan Penanganan Pandemi Covid-19 mempercepat pemulihan ekonomi di Kota Bandung, dengan merujuk kepada kebijakan penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh Kodim 0618/BS di wilayah Kota Bandung. Adapun Pernyataan Penelitian dari Riset Peneliti bahwa penanganan Covid-19 adalah penanganan yang dilakukan oleh pemerintah pusat, dan disentralisasikan ke Daerah, namun terkait dengan TNI tidak bisa di desentralisasikan karena TNI merupakan perangkat pusat.

Pendekatan kualitatif dipilih untuk menempatkan pandangan penulis terhadap sesuatu yang diteliti secara subjektif. Untuk mendapatkan data, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara (Craswell, 1994) dengan informan yang relevan dengan penelitian. Selain wawancara, data diperoleh melalui pengumpulan dokumen resmi dan atau literature review (Creswell, 2014). Data dalam penelitian kemudian diolah dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Untuk menjamin keabsahan data, dilakukan pengujian menggunakan teknik trustworthiness dan triangulasi.

Berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat dan daerah dalam pemutusan penyebaran pandemi Covid-19 mulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sampai dengan kebijakan New Normal berikut seperangkat aturan-aturan didalamnya, maka TNI dan Pemerintah harus dapat menjalin kerjasama secara harmonis dengan instansi lainnya agar kebijakan-kebijakan tersebut dapat dilaksanakan dan ditaati seluruh rakyat Indonesia agar penyebaran pandemi Covid-19 dapat diputus secara maksimal sehingga keamanan nasional dapat terwujudkan.

 

Disertasi ini dihasilkan “konsep baru” atau pemahaman baru terkait Implementasi kebijakan Pemerintah terhadap Penanganan Pandemi Covid-19 Dalam Rangka Mempercepat Pemulihan Ekonomi, selain faktor-faktor keberhasilan dalam Implementasi Kebijakan berdasarkan teori Grindle, ada faktor lain terkait keberhasilan dalam Implementasi Kebijakan, yaitu : (1) Integrasi kebijakan bersama; dan (2) Kolaborasi.

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang. Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A , Ketua Promotor. Dra. Mudiyati Rahmatunisa, M.A., Ph.D. Anggota Tim Promotor , Prof. Ida Widianingsih, S.IP., M.A, Ph.D. Dr. Nina Karlina, S.IP., M.Si. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A, Dr. Dra. Rita Myrna, M.S. Kol. Caj. Dr. Yadi NurfendiS.Sos., M.Si., M.I.Pol Representasi Guru Besar Prof. Dr. Arry Bainus. M.A. Disertasi yang disusun berjudul” PERAN KODIM 0618 DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGANAN PANDEMI COVID-19 MEMPERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI DI KOTA BANDUNG”yang dinyatakan lulus dengan perdikat”Sangat Memuaskan”

 

Selamat atas diraihnya gelar Doktor  kepada Dr. Saripudin Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.