Laporan Kusman Rusmana, Humas FISIP Unpad
[pps.fisip.unpad.ac.id, 07/02/2024] Bandung – Rabu , 07 Pebruari 2024 (09.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Rini Fatmawati yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Peminatan Administrasi Bisnis resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.
Promovenda dilahirkan di Surabaya pada tanggal 14 September 1982 dari pasangan Bapak Suryadi (alm) dan Ibu Lilik Aslichah sebagai anak pertama dari 3 bersaudara. Pernikahannya dengan Pandu Haryogi telah dikaruniai 3 (tiga) orang anak yaitu Amelia Salsabila Khairunnisa, Rafidah Alecya Haryogi dan Attaya Rangga Gumilang.
Riwayat Pendidikan:
- SD diselesaikan pada tahun 1995 di SD Jiwa Nala Surabaya.
- SMP diselesaikan di SMP Negeri 23 Surabaya pada tahun 1998.
- SMA diselesaikan di SMA Negeri 16 Surabaya pada tahun 2001.
- Jenjang Pendidikan Sarjana Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis, diselesaikan di Universitas Hang Tuah pada tahun 2005.
- Program Magister Ilmu Manajemen, diselesaikan pada tahun 2011 di Universitas Airlangga
- Pada semester Genap 2020/2021 mulai masuk kuliah Program Doktoral Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Padjadjaran Bandung
Riwayat Jabatan/Pekerjaan
- Ketua Program Studi Administrasi Bisnis Program Sarjana pada Universitas Hang Tuah (2014-2021)
- Asesor Certified BNSP Bidang MSDM di LSP P3 MSDMKI (2019-sekarang)
- Asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M Jatim) Kemendikbud (2020-sekarang)
- Reviewer Nasional Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 3 Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Kemendikbudristek tahun 20
- Reviewer Nasional Praktisi Mengajar Angkatan, Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Kemendikbudristek tahun 2023-saat ini
Disertasi yang diujikan menurut Rini Fatmawati, Penanaman modal asing merupakan salah satu aspek penting dalam mendorong pembangunan ekonomi pada suatu negara, khususnya Indonesia sebagai salah satu negara berkembang di Asia Tenggara agar mampu meraih kesuksesan demi kemajuan bangsa. Lima negara sebagai investor terbesar di Indonesia adalah Singapura, Hongkong, Tiongkok, Jepang dan Amerika Serikat (AS). Jepang sebagai negara terbesar ke 4 yang berinvestasi di Indonesia mempunyai fokus investasi salah satunya pada bidang industri otomotif, sehingga membuat prestasi neraca dagang Indonesia positif sebagai pengekspor produk otomotif berteknologi tinggi yang nilainya lebih dari 7 miliar dolar AS. Hal tesebut juga sejalan dengan roadmap atau peta jalan strategi Indonesia dalam implementasi memasuki Industri 4.0 yang digagas Kementerian Perindustrian dengan nama “Making Indonesia 4.0”, dimana pemerintah akan menjadikan 7 sektor industri nasional yaitu makanan-minuman, tekstil, otomotif, kimia, elektronik, alat kesehatan dan farmasi sebagai fokus implementasi industri di Indonesia.
Investasi Jepang bidang otomotif juga merambah pada pengembangan kapabilitas sumber daya manusia, untuk itu Indonesia dan Jepang terus meningkatkan kerja sama dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) pada industri otomotif. Langkah strategis ini untuk memacu daya saing dan inovasi industri otomotif di Indonesia agar semakin kompetitif pada persaingan global dan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas karyawan menuju implementasi Making Indonesia 4.0 dan mencapai posisi 10 negara perekonomian tertinggi di tahun 2030 (Alunaza, H., 2023). Produktivitas karyawan merupakan indikator penting untuk mengevaluasi kinerja perusahaan dalam mencapai target. Dalam mengukur produktivitas karyawan peneliti kerap kali menggunakan indikator kinerja karyawan dalam penelitian (Datta et al., 2005).
Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan kinerja bisnis suatu perusahaan, diantaranya pada perusahaan multinasional Jepang bidang otomotif di Indonesia (Hasibuan & Azmy, 2022). Olawuyi, (2017) menyatakan bahwa seorang karyawan dapat berkinerja tinggi atau rendah berada di balik dorongan atau motivasi dalam suatu organisasi yang disebut budaya organisasi. Budaya organisasi menentukan bagaimana hal-hal dilakukan dalam suatu organisasi, menjadi kekuatan untuk kebaikan atau keburukan (Fahim et al., 2021). Budaya organisasi pada perusahaan multinasional Jepang di Indonesia, memiliki kecenderungan untuk mempertahankan budaya organisasi dasar sesuai dengan nilai-nilai organizational culture profile (OCP) dari budaya asal negaranya yaitu Jepang yang disebut dengan budaya nasional yang akan berakulturasi dengan budaya nasional Indonesia (Thiele, 2018).
Industri otomotif di Indonesia didominasi oleh sejumlah perusahaan multinasional Jepang, selama bertahun-tahun telah menjadi pemimpin dalam penelitian dan pengembangan (R&D) pada bidang manufaktur, investasi dalam pengembangan kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan aman, diproduksi dengan teknologi dan material baru serta menerapkan langkah-langkah nyata untuk pengembangan keterampilan para pekerjanya di seluruh dunia (Opazo- Basáez et al., 2018). Hal tersebut tergantung dari bagaimana absorptive capacity perusahaan atau kemampuan dalam menyerap dan mengaplikasikan pengetahuan eksternal yang lebih baik.
Penelitian ini mencoba untuk menjawab bagaimana mengelolah budaya organisasi serta nilai-nilai manajerial budaya nasional dan absorbtive capacity pada perusahaan mutinasional Jepang bidang otomotif dalam mewujudkan peningkatan kinerja karyawan.
Penelitian ini menghadirkan kontribusi signifikan dalam konsep kinerja karyawan, khususnya pada perusahaan multinasional Jepang bidang otomotif di Indonesia. Meskipun penelitian sebelumnya telah membahas kinerja karyawan berkaitan dengan budaya organisasi, penelitian ini mengeksplorasi dimensi budaya nasional dan menghubungkannya dengan budaya organisasi serta absorptive capacity terhadap kinerja karyawan pada perusahaan multinasional Jepang bidang otomotif di Indonesia.
Dengan memperluas pandangan konsep budaya, penelitian ini melibatkan konsep budaya nasional dan budaya organisasi. Hal ini bertujuan untuk memahami bagaimana budaya nasional asal perusahaan atau kantor pusat pada perusahaan multinasional di Indonesia dapat mempengaruhi budaya organisasi pada anak perusahaan dan akhirnya dapat meningkatkan kinerja karyawan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan teori budaya nasional Hofstede yang menyebutkan bahwa budaya nasional merupakan seperangkat kepercayaan dan nilai kolektif yang membedakan orang-orang dari suatu negara dan negara lainnya, sehingga nilai-nilai tersebut mempengaruhi cara kerja, komunikasi, dan interaksi antar individu dalam suatu perusahan (G. H. G. J. Hofstede & Minkov, 2010).
Penelitian ini mengeksplorasi dari 4 variabel yaitu budaya nasional, budaya organisasi, absorbtive capacity dan kinerja karyawan secara bersamaan, suatu penelitian yang masih tergolong baru dalam literatur. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi berharga terutama dalam mengarahkan fokus penelitian pada kinerja karyawan pada perusahaan multinasional yang juga masih sedikit dilakukan di Indonesia, merinci bagaimana budaya nasional dan absorptive capacity dalam mempengaruhi kinerja karyawan melalui budaya organisasi pada perusahaan multinasional Jepang bidang otomotif.
Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. H. R. Anang Muftiadi, S.E., M.Si, Ketua Promotor . Dr. Drs. Iwan Sukoco., M.Si, Anggota Tim Promotor Dr. Drs. Rusdin, M.Si. Dr. Herwan Abdul Muhyi, S.IP., M.Si. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Raharja, M.Si, Dr. Drs. H. Bambang Hermanto, M.Si. Dr. H. R. Anang Muftiadi, S.E., M.Si.Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Budiman Rusli, M.S Disertasi yang disusun berjudul “Pengaruh Budaya Nasional Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Budaya Organisasi dan Absorptive Capacity (Survei Pada Perusahaan PMA Jepang Bidang Otomotif di Kawasan Industri MM2100 Cikarang, Jawa Barat)” yang dinyatakan lulus dengan predikat “Pujian”
Selamat atas diraihnya gelar Doktor kepada Dr. Rini Fatmawati. Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.
