Laporan  Kusman Rusmana, Humas FISIP Unpad

[pps.fisip.unpad.ac.id, 07/02/2024] Bandung – Rabu , 07 Februari 2024 (13.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Tris Avianti Ratnajati yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Peminatan Administrasi Bisnis resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.

Promovenda dilahirkan di Cimahi pada tanggal 17 Juni 1969 dari pasangan  Bapak Alm. Letnan Kolonel (purn) H. Oetja Santosa dan Ibu Hj. Euis Suwarni sebagai anak ke tiga dari tiga bersaudara. Promovenda bersuamikan R. Nurtatriwardana, SE dengan dikaruniai 1 orang putra R. Naufal Nursatria Kusumawardana, S.Kom.

Riwayat Pendidikan :

Pendidikan SD diselesaikan pada tahun 1982 di SD Negeri 2 Cimahi

SMP diselesaikan pada tahun 1985 di SMP Negeri 1 Cimahi

SMA diselesaikan pada tahun 1988 di SMA Negeri 2 Cimahi

Jenjang pendidikan Sarjana diselesaikan pada tahun 1994 di IKOPIN

Program Magister diselesaikan pada tahun 2016 di Universitas Jenderal Ahmad Yani Bandung

Pada semester Ganjil Tahun Akademik 2020/2021 masuk kuliah Program Doktor Administrasi

Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Bandung.

Riwayat Jabatan/Pekerjaan,

Tahun 2009-2013 menjabat Kepala Sub Bidang Perencanaan Kerjasama pada Bappeda Kota

Bandung

Tahun 2013-2015 mennjabat Kepala Sub Bagian Pengembangan Usaha Daerah pada Bagian

Perekonomian Setda Kota Bandung.

Tahun 2015-2016 menjabat Kepala Sub Bagian Bina Potensi dan Pengembangan Daya Saing

pada Bagian Perekonomian Setda Kota Bandung.

Tahun 2016-2017 menjabat Kepala Bidang Sarana Wisata pada Dinas Kebudayaan dan

Pariwisata Kota Bandung.

Tahun 2017-2021 menjabat Kepala Bidang Ekonomi Kreatif pada Dinas Kebudayaan dan Tahun 2021 sampai dengan saat ini Promovenda menjabat sebagai Kepala Bidang Pengawasan

Pariwisata Kota Bandung.

Koperasi dan Plt. Kepala Bidang Usaha Mikro pada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan

Menengah Kota Bandung.

Disertasi yang diujikan menurut Tris Avianti Ratnajati, Dinamisnya perubahan era saat ini menuntut para pelaku usaha untuk mempertahankan bisnisnya dengan berinvestasi terhadap sumber daya manusia dan kreatifitas (Baker et al., 2020). Stagnasi pertumbuhan ekonomi dan degradasi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan, mendorong seluruh dunia untuk lebih mengedepankan kreativitas dalam berkehidupan ekonomi yang memaksimalkan nilai tambah dari suatu produk barang dan jasa dalam rangka keberlanjutan kehidupan dan peradaban manusia (Arifianti & Alexandri, 2017).

Perusahaan akan dikatakan memiliki nilai keberlanjutan ketika berkembang dan mendapatkan keuntungan, tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan alam dan lingkungan sosial serta berkontribusi pada kesejahteraan sosial dan lingkungan. Sehingga, sustainability dapat dilihat sebagai sebuah evolusi (Cagnin et al., 2011), yang menuntut pembangunan berkelanjutan karena perusahaan masih memiliki tantangan penting yang harus dihadapi untuk benar-benar mencapai keberlanjutan.

Pemberdayaan Masyarakat yang mampu menciptakan kinerja berkelanjutan bagi pelaku ekraf, adalah pemberdayaan yang memiliki muatan inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan. Inovasi organisasi dapat dianggap sebagai inovasi dalam produk (Gumusluǒlu & Ilsev, 2009), inovasi sebagai proses (Šlogar, 2022). Sementara itu (Talke, 2007) menggabungkan pandangan tersebut dengan menyatakan bahwa inovasi harus didefinisikan baik dari segi produk maupun proses dan harus diintegrasikan.

Pemerintah Kota Bandung memiliki pendekatan tersendiri untuk membangun Ruang Kerja Bersama atau co-Working Space (CWS) dalam mendorong pengembangan kewirausahaan. CWS Kota Bandung dilakukan untuk memberikan dampak terhadap masyarakat dengan mewujudkan kegiatan kewirausahaan, bisnis sosial, pengembangan komunitas, serta program pengembangan kemasyarakatan. CWS merupakan bagian dari simpul-simpul pemberdayaan masyarakat sebagai media pengembangan kreativitas dan inovasi, ruang kolaborasi serta knowledge sharing, guna penciptaan nilai ekonomi bagi masyarakat yang berkelanjutan (Durante & Turvani, 2018) (Bednář et al., 2021). Konsep ini diyakini mampu mendorong terjalinnya jaringan, pertukaran nilai, berbagai keberagaman yang dapat dikolaborasikan (Reese et al., 2022).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara pemberdayaan masyarakat, inovasi berorientasi berkelanjutan, kinerja berkelanjutan dan dimensi ruang kerja bersama (co-working space) serta mengetahui seberapa besar pengaruh dari masing-masing variable tersebut.

Berdasarkan Pengujian Hipotesis bahwa seluruh Hipotesis berpengaruh positif dan signifikan, dengan hasil analisis sebagai berikut:

Community empowerment dan sustainability oriented innovation memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sustainability performance dalam program Co-working Space. Pada konteks penelitian ini, program Pemberdayaan Masyarakat sangat memperkuat eksistensi Co-Working Space dan Sustainable Oriented Innovation, namun demikian keduanya relatif kecil pengaruhnya dalam membentuk Sustainable Performance. Program Pemberdayaan Masyarakat justru berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap Sustainable Performance para pelaku Ekonomi Kreatif dengan skala usaha mikro.

Program pemberdayaan masyarakat yang mampu menciptakan kinerja berkelanjutan bagi pelaku Ekonomi Kreatif, adalah pemberdayaan masyarakat yang memiliki muatan-muatan inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan (Sustainability oriented innovation). Dimensi dalam Sustainability oriented innovation yaitu process innovation, untuk peningkatan kemampuan pengelolaan usaha. Hasil pengujian menandakan bahwa pelaku usaha selalu memperhatikan bagaimana setiap proses penciptaan inovasi pada sisi produk, proses, organisasi dan teknologi akan meningkatkan kinerja yang berkelanjutan.

Program Co-Working Space (CWS) diciptakan untuk membuka mindset masyarakat Kota Bandung dalam mengembangkan motivasi wirausaha agar dapat mandiri secara ekonomi. CWS di setiap kecamatan bukan merupakan tempat kerja bersifat fisik yang dibuka secara komersial bagi para pengusaha baru. Namun, lebih pada ruang interaksi untuk pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan kemandirian, khususnya ekonomi yang berkelanjutan serta aktivasi dalam ekosistem dan rantai nilai kewirausahaan di dalamnya. CWS merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat, oleh karenanya CWS tidak secara langsung dapat membentuk kinerja yang berkelanjutan.

Pemberdayaan masyarakat memiliki pengaruh dalam menciptakan performa yang berkelanjutan serta memberikan pengaruh dalam peningkatan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan para pelaku Ekonomi Kreatif. Hal ini dibuktikan hasil penelitian yang menyebutkan bahwa para pelaku Ekonomi Kreatif yang mengikuti program CWS merasakan adanya peningkatan usaha. Kemudian, para pelaku Ekonomi Kreatif menunjukan peningkatan pengetahuan, kemampuan dan inisiatif yang tinggi untuk menjadi agen perubahan bagi masyarakat di sekitarnya. Nilai nilai yang termuat dalam pemberdayaan masyarakat masih menjadi relevan untuk dilakukan khususnya di Kota Bandung. Pemberdayaan yang dilakukan melalui program CWS mampu memberikan dampak yang berkelanjutan bagi para pelaku Ekonomi Kreatif di Kota Bandung.

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. H. R. Anang Muftiadi, S.E., M.Si, Ketua Promotor . Prof. Dr. Mohammad Benny Alexandri, Anggota Tim Promotor  Dr. Arianis Chan, S.IP., M.Si, Dr. Dwi Purnomo, S.TP.,M.T .serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Mukhlis Yunus, S.E., M.S. Dr. H. R. Anang Muftiadi, S.E., M.Si. Dr. Herwan Abdul Muhyi, S.IP., M.S Representasi Guru Besar Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata Disertasi yang disusun berjudul “ANALISIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI RUANG KERJA BERSAMA KOTA BANDUNG UNTUK KINERJA YANG BERKELANJUTAN” yang dinyatakan lulus dengan predikat “Pujian”

 

Selamat atas diraihnya gelar Doktor  kepada Dr. Tris Avianti Ratnajati. Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.