
Laporan Kusman Rusmana, Humas FISIP Unpad
[pps.fisip.unpad.ac.id, 07/01/2025] Bandung – Selasa , 07 Januari 2025 , Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Selwendri, yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Peminatan Administrasi Bisnis resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.
Promovendus dilahirkan di Kota Payakumbuh Sumatera Barat pada tanggal 15 Desember 1980 dari pasangan Bapak Alm. Wardisas dan Ibu Hj. Nurbaiti sebagai anak ke dua dari dua bersaudara. Promovendus beristrikan Dr. Rumyeni, S.Sos., M.Sc. Mempunyai dua anak yaitu Syafina Shifa Alfiyya dan Reyhan Hafsya Alfiyya. Riwayat Pendidikan : Sekolah Dasar di SD Negeri 26 Payakumbuh, dilanjutkan ke SMPN 4 Payakumbuh, kemudian pada SMAN 2 Payakumbuh. Jenjang pendidikan Sarjana diselesaikan di Universitas Riau Pekanbaru, dan Program Magister di Universitas Riau, dan pada semester genap tahun akademik 2018 masuk kuliah Program Doktor Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran Bandung.
Riwayat Jabatan/Pekerjaan, pada saat ini Promovendus sebagai Dosen Tetap di Universitas Sumatera Utara di Medan sejak tahun 2015 sampai dengan saat ini dan Staf Ahli Pemko Medan sejak 2024 hingga saat ini..
Disertasi yang diujikan menurut Selwendri, Bisnis wisata medis telah menjadi salah satu sektor pariwisata yang berkembang pesat di dunia. Sebagai bentuk diversifikasi dari industri pariwisata tradisional, bisnis wisata medis
memungkinkan pasien untuk mendapatkan layanan kesehatan berkualitas tinggi sambil memanfaatkan fasilitas wisata di negara tujuan.
Globalisasi, peningkatan teknologi medis, dan biaya perawatan kesehatan yang lebih rendah di beberapa negara berkembang mendorong pertumbuhan sektor ini. Laporan UNWTO menunjukkan bahwa industri pariwisata, termasuk segmen bisnis wisata medis, menyumbang sekitar 10% dari PDB global sebelum pandemi COVID-19.
Secara global, bisnis wisata medis berkembang karena berbagai alasan. Di negara maju seperti Amerika Serikat, tingginya biaya perawatan medis mendorong pasien mencari alternatif yang lebih terjangkau di negara lain, sementara di negara berkembang, wisata medis dikaitkan dengan keinginan untuk mengakses teknologi medis terbaru dan layanan kesehatan berkualitas.
Malaysia telah memposisikan diri sebagai salah satu destinasi wisata medis terkemuka di Asia Tenggara. Keunggulan Malaysia terletak pada kombinasi layanan kesehatan berkualitas, biaya yang kompetitif, dan akses yang mudah. MHTC melaporkan bahwa pada tahun 2019, Malaysia menerima lebih dari 1,2 juta wisatawan medis, dengan pendapatan mencapai USD 2,5 miliar.
Tingkat kunjungan ulang yang tinggi (60%) menunjukkan loyalitas pasien terhadap layanan kesehatan Malaysia. Untuk memahami faktor yang memengaruhi revisit intention, Theory of Planned Behavior (TPB) digunakan sebagai kerangka analisis. Dengan memperluas TPB untuk mencakup variabel perceived value, destination image, dan customer satisfaction, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang motivasi pasien untuk memilih ulang Malaysia sebagai destinasi wisata medis.
Berdasarkan systematic mapping study pada database Scopus dengan kata kunci “medical tourism AND business” yang menghasilkan 27 artikel relevan, penelitian ini menawarkan dua kontribusi orisinal yang signifikan. Pertama sebagai studi pionir yang mengintegrasikan Theory of Planned Behavior (TPB) dengan tiga variabel tambahan – perceived value, destination image, dan customer satisfaction untuk menganalisis Revisit Intention dalam konteks bisnis wisata medis. Kedua, penelitian ini mengaplikasikan model teoretis tersebut di wilayah yang belum pernah diteliti sebelumnya, yaitu Provinsi Sumatera Utara dan Riau.
Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. Mohammad Benny Alexandri, S.E., M.M., Sekretaris Sidang Dr. H. R. Anang Muftiadi, S.E., M.Si, Ketua Promotor . Prof. Dr. H. Sam’un Jaja Raharja, M.Si.,Anggota Tim Promotor Prof. Dr. Drs. H. Bambang Hermanto, M.Si. Dr. Pratami Wulan Tresna, S.Sos., M.Si. .serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Arianis Chan, S.IP., M.Si. Dr. Margo Purnomo, S.IP., M.M. Dr. Tetty Herawaty, S.P., M.Si.Representasi Guru Besar Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H., S.AP., M.Hum. Disertasi yang disusun berjudul “MODEL REVISIT INTENTION KONSUMEN INDONESIA KE MALAYSIA PASCA COVID 19 PADA BISNIS WISATA MEDIS: PERLUASAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR STUDI PADA KONSUMEN DI SUMATERA UTARA DAN RIAU” yang dinyatakan lulus dengan predikat “ Sangat Memuaskan”
Selamat atas diraihnya gelar Doktor kepada Dr. Selwendri. Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.