Bandung- Selasa, 30  April 2019, (11.00) Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Anye Ardyane Putri yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Hubungan Internasional dan sebagai Kepala Sub. Bagian Evaluasi Kerja Sama, Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.

Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. Wawan Budi Darmawan, S.IP., M.Si., Ketua Tim Promotor Dr. Arry Bainus, M.A., Anggota Tim Promotor Prof. Drs. Yanyan M. Yani, MAIR.,Ph.D. dan Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Drs. Taufik Hidayat, M.A.,Ph.D., Dr. Wawan Budi Darmawan, S.IP., M.Si. dan Dr. Arfin Sudirman, S.IP.,MIR. Representasi Guru Besar Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Deliarnoor, S.H.,M.Hum. Disertasi yang disusun berjudul “Kemitraan Transnasional antara Pemerintah dengan Swasta dalam Pembangunan Infrastruktur di Indonesia” yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

Disertasi yang diujikan menurut Anye Ardyane Putri, Disertasi ini bertujuan untuk menganalisis peluang-peluang yang memungkinkan dibangunnya kemitraan transnasional antara Pemerintah dengan swasta asing di dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dalam kerangka Kemitraan Transnasional antara Pemerintah dan Swasta (KTPS). Selain itu, disertasi ini juga bertujuan untuk merumuskan pemodelan kerjasama dalam kemitraan transnasional antara Pemerintah dengan swasta asing di dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dengan menggunakan konsep Pembangunan Internasional (International Development), konsep Transnational PPP dalam hubungan internasional, Hubungan Transnasionalisme dan Public Private Partnership (PPP) serta metode kualitatif analitis deskriptif, penelitian ini menyimpulkan bahwasanya Transnational PPP merupakan salah satu alternatif kebijakan untuk menjembatani hubungan antara pemerintahan dengan aktor non negara (swasta asing) sebagai fasilitator dalam upaya pemenuhan kebutuhan publik yang telah menjadi kewajiban bagi pemerintah.   Transnational PPP dilakukan secara sukarela namun kerjasamanya terstruktur dan formal untuk mencapai tujuan bersama. PPP di Indonesia secara teknis dapat dilakukan oleh pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten.

Kata Kunci: Transnasionalisme, Kemitraan Publik-Privat, Pembangunan Internasional, Pemodelan, Indonesia

.Selamat kepada Dr. Anye Ardyane Putri, S.IP.,M.I.Pol. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.

(Oleh : Komar K, Kusman R, M. Rahman, Ervan L, Imam S/ Humas FISIP Unpad)

http://pps.fisip.unpad.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *