
Bandung- Selasa, 30 April 2019 (13.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan ujian terbuka Promosi Doktor, pada kesempatan ini Edy Akhyari yang merupakan mahasiswa Doktor Program Studi Ilmu Administrasi Publik dan merupakan Dosen tetap pada Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang, resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan ujian terbuka.
Ujian terbuka Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata Sekretaris Sidang Ida Widianingsih, S.IP.,M.A.,Ph.D, Ketua Tim Promotor Dr. Drs. H. Herijanto Bekti, M.Si., Anggota Tim Promotor, Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, S.IP.,M.Si. dan Dr. Rd. Ahmad Buchari, S.IP.,M.Si. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Prof. Dr. Drs. Josy Adiwisastra, Dr. Dra. Hj. Rita Myrna, M.S. dan Dr. Nina Karlina, S.IP.,M.Si. dan Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Utang Suwaryo, M.A. Disertasi yang disusun berjudul “Implementasi Kebijakan Transportasi Laut di Daerah Perbatasan Provinsi Kepulauan Riau”, yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.
Disertasi yang diujikan menurut Edy Akhyari, Undang-undang Nomor 17/2008 tentang Pelayaran menjadi pedoman pelaksanaan transportasi laut telah mengatur secara tegas kegiatan angkutan di perairan, kepelabuhan, keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan maritim dan mengakui adanya angkutan laut khusus, pelayaran rakyat dan pelayaran perintis. Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki 2.408 pulau dengan luas laut mencapai 95,79 %, merupakan area yang perlu mendapatkan perhatian serius.
Penelitian ini bertujuan menganalisis proses implementasi kebijakan transportasi laut di daerah perbatasan di Propinsi Kepulauan Riau, dalam jangka panjang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam mengatasi berbagai masalah transportasi laut di beberapa daerah khususnya di Kepulauan Riau.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan proses penelitian dilakukan secara sistematis melalui teknik in-depth interview, Observasi, Studi literatur dan FGD dan mempelajari data dan menganalisis informasi yang relevan.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa proses implementasi kebijakan transportasi laut khususnya pada wilayah perbatasan perairan Provinsi Kepulauan Riau masih belum baik. Simpulan ini menjelaskan bahwa kinerja implementasi kebijakan transportasi laut dimaksud juga masih belum menghasilkan penyediaan sarana transportasi laut yang memadai dan mampu menjawab kebutuhan aksesibilitas masyarakat khsusnya yang berdomisili di pulau- pulau terluar atau wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan negara tetangga. Hasil penelitian ini juga mendeskripsikan bahwa dalam upaya pembangunan transportasi laut di wilayah perbatasan Provinsi Kepulauan Riau, capaian proses implementasi kebijakan transportasi laut tersebut masih jauh dari harapan dan misi membangun Indonesia dari pinggiran.
Kata Kunci: Transportasi laut, Proses implementasi kebijakan dan Wilayah perbatasan.
Selamat kepada Dr. Edy Akhyari, S.Sos.,M.Si. semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan memajukan dunia pendidikan serta instansi tempat mengabdi.
(Oleh : Komar K, Kusman R, M. Rahman, Ervan L, Imam S/ Humas FISIP Unpad)