Program Studi Ilmu Pemerintahan bekerjasama dengan Bawaslu Jawa Barat menyelenggarakan Seminar Kewenangan Bawaslu, Electoral Fraud dan Keadilan Pemilu dengan tema “Evaluasi Pemilu 2019 dan Proyeksi Pilkada 2020” yang disampaikan oleh lima orang pembicara diantaranya : 1. Abdullah, S.TP Ketua Bawaslu Jawa Barat ; 2. Yulianto, S.H. Anggota Bawaslu Jawa Barat; 3. Dr. Fauzan Ali Rasyid, M.Si. Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN SGD Bandung sebagai Pemateri Pilkada, Biaya Politik Tinggi dan Pemerintahan yang Bersih; 4. Antik Bintari, S.IP.,M.T. Dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad sebagai Pemateri Pemilukada : Kesetaraan Gender dan Disabilitas (Dosen Ilmu Pemerintahan Fisip Unpad) ; serta  Dr. Sugianto, S.H., M.T. Ketua DPW APHI (Asosiasi Profesi Hukum Indonesia Jawa Barat sebagai Pemateri Pencalonan Napi Korupsi dalam Pilkada dan Pemerintahan Daerah yang Bersih.

Adapun acara tersebut dilaksanakan di Gedung E Lt.2 Pascasarjana FISIP Unpad Jl. Bukit Dago Utara No.25 Bandung. Acara dimulai pukul 09.00 s.d. 15.30 WIB diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Bawaslu yang dinyanyikan secara bersama, pemandu acara dari mahasiswa Protokoler Fisip Unpad (PFU) dan dibuka oleh Ketua Panitia Angga Nugraha, S.STP., M.Si. Selaku Kasubag Humas Bawaslu. Dalam acara seminar tersebut dibuka oleh Rudiana, S.IP., M.Si. selaku Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan perwakilan dari Fakultas, yang diikuti oleh para mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan sebanyak ± 100 orang. Dalam sambutannya Rudiana menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam seminar ini selain sebagai pemilih dalam Pemilu juga sebagai pemantau pemilu di tahun yang akan datang guna memperoleh hasil pemilihan yang maksimal jujur dan adil tanpa ada kecurangan, karena peran Bawaslu yang sangat berat tidak mungkin bekerja secara sendiri tanpa bantuan dari semua pihak.

Sambutan berikutnya dari Ketua Bawaslu Jawa Barat, Abdullah mengatakan meski pelaksanaan Pemilu sudah sedemikian ketat tidak menutup kemungkinan disaat pelaksanaan masih ada money politic diantara peserta pemilu guna memenangkan salah satu partainya, untuk itu guna mendapatkan wawasan tentang pelaksanaan pemilu mahasiswa diberikan materi  seminar tentang pemilu guna menghasilkan pemilu yang bersih dan berkesinambungan.

Setelah pemaparan sesi I dari para narasumber peserta istirahat dan dilanjutkan ke sesi II untuk mendapatkan pemaparan dari para narasumber diantaranya Antik Bintari yang memaparkan kesetaraan Gender dan Disabilitas dalam melakukan pemilihan umum dan Sugianto memaparkan Pencalonan Napi Korupsi dalam Pilkada dan Pemerintahan Daerah yang bersih serta bagaimana hak pilih tersebut dapat dilaksanakan dengan seadil-adilnya.

Diskusi dilanjutkan dengan sessi tanya jawab dari beberapa peserta yang hadir kemudian ditujukan kepada para narasumber untuk penjelasan yang telah disampaikan tersebut.

(Oleh : Komar Kurnia, Kusman Rusmana / Humas FISIP Unpad)

 

http://pps.fisip.unpad.ac.id