Promovendus

Laporan  Kusman R, Humas FISIP Unpad

[pps.fisip.unpad.ac.id, 06/07/2022] Bandung – Rabu, 6 Juli 2022 (13.00), Daring via Zoom.us, Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Achmad Romly yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Administrasi Bisnis resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.

Promovendus : lahir di Garut tanggal 17 Juli 1963, putra pertama dari Bapak H. Pepen Ahmad Rifai (Alm.) dan Ibu Hj. Eni Ningsih (Alm.). Promovendus mempunyai isteri bernama Dra. Ida Farida dan dikaruniai 2 (dua) orang putra yang bernama Fachmy Muhammad Fauzy S.Kom. dan Ferdy Muhammad Zakhrifady ST. serta 1 (satu) orang putri bernama Rifiana Nur Sabilla S.Kom. Pendidikan SD hingga SMP diselesaaikan di Garut dan SMA di Bandung. Jenjang pendidikan Sarjana (S1) Hubungan Internasional diselesaikan tahun 1988 di FISIP Universitas Padjadjaran, sedangkan jenjang pendidikan S2 Magister Management diselesaikan tahun 2000 di Program Pascasarjana Universitas Jendral Soedirman (UNSOED) Purwokerto. Sejak tahun 2017, Promovendus mengikuti pendidikan pada Program Doktor Administrasi Bisnis pada Universitas Padjadjaran, Bandung.

Riwayat pekerjan : karyawan BUMN sejak tahun 1991 sd. 2019 dengan jabatan terakhir Vice President PT Pertamina (PERSERO) dan saat ini menjadi Komisaris Utama di beberapa Perusahaan dan berprofesi sebagai Consultant & Trainer.

Disertasi yang diujikan menurut Achmad Romly Pengenalan konsep sustainability development memberikan dampak kepada definisi tanggung jawab sosial perusahaan. The Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) memandang tanggung jawab sosial perusahaan sebagai kontribusi bisnis bagi pembangunan berkelanjutan serta adanya perilaku perusahaan yang tidak semata-mata menjamin adanya keuntungan bagi pemegang saham, upah bagi para karyawan, dan pembuatan produk serta jasa bagi para pelanggan, melainkan juga harus memberi perhatian terhadap berbagai hal yang dianggap penting serta bernilai bagi masyarakat.

  1. Pertamina (Persero) beserta seluruh jajaran operasional di wilayah Indonesia dan anak perusahaan/joint venture/mitra kerja dengan kegiatan operasi industri hulu sampai hilir dan segala turunan usaha/bisnis lainnya dimana selalu berinteraksi dengan stakeholder khususnya masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. Bisnis juga diharapkan berkontribusi dalam upaya menjalankan program pengentasan kemiskinan, perbaikan pendidikan dan kesehatan serta kepedulian terhadap lingkungan alam sekitar. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, PT. Pertamina berperan aktif dan berkontribusi nyata dalam upaya mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan. PT. Pertamina berkomitmen untuk senantiasa memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian alam, lingkungan, danmasyarakat. Dengan mensejahterakan manusia, alam, dan lingkungan, maka diharapkan akan mampu mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Untuk itu, inisiatif strategis ditetapkan sebagai berikut:
  2. Pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan (melalui pendidikan perubahan perilaku, pola pikir, serta pelatihan keterampilan dan kesehatan)
  3. Berwawasan pelestarian lingkungan
  4. Terkait strategi bisnis
  5. Dilaksanakan secara tuntas (termasuk penyediaan prasarana, perubahan pola pikir, perilaku, tata nilai, dan membekali dengan pengetahuan/ keterampilan). Pertamina mengelola kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang mencakup program tanggung jawab sosial perusahaan, program Bina Lingkungan (BL) dan Program Kemitraan (PK).

Salah satu bentuk perwujudan inisiasi strategis komitmen di atas, khususnya poin peberdayaan masyarakat secara berkelanjutan PT. Pertamina melakukan pemberdayaan pada UMKM. Hal tersebut cukup menarik untuk diteliti karena sektor UMKM mampu menyerap tenaga kerja cukup besar dan memberi peluang bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing dengan perusahaan yang cenderung menggunakan modal besar (capital intensive). Eksistensi UMKM memang tidak dapat diragukan lagi karena terbukti mampu bertahan dan menjadi roda penggerak ekonomi, terutama pasca krisis ekonomi. Disisi lain, UMKM juga menghadapi banyak sekali permasalahan, yaitu terbatasnya modal kerja, Sumber Daya Manusia, dan minimnya penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi (Sudaryanto & Hanim, 2002).

Salah satu strategi yang penting untuk memperkuat UMKM adalah kemitraan. Peranan pemerintah dan instansi-instansi pendukung lainnya untuk membentuk kemitraan-kemitraan ini adalah strategis dan penting. Peranan pemerintah dapat dilakukan melalui penciptaan iklim usaha yang kondusif untuk menciptakan kemitraan dan dapat pula memberikan fasilitas dan dukungan lain seperti misalnya fasilitas penciptaan keserasian (match making), menyediakan bantuan keuangan dan keperluan-keperluan yang lainnya untuk menjembatani kemitraan antara kedua pihak tersebut.

Berdasarkan pandangan tersebut, tanggung jawab sosial perusahaan kemudian secara luas dipahami sebagai komitmen berkelanjutan (sustainability) sebuah organisasi atau korporasi untuk bertindak secara etis, mendukung pembangunan ekonomi masyarakat, serta memperbaiki kualitas hidup karyawan, keluarga, serta masyarakat lokal sekitar perusahaaan dengan menimbang bahwa setiap perusahaan memiliki kedudukan unik di masyarakat. Hal tersebut mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan memiliki karakteristik tersendiri yang cocok dengan tanggung jawab sosial masing-masing perusahaan. Implementasi tanggung jawab sosial perusahaan merupakan realisasi dan aktuliasi yang merupakan upaya perusahaan untuk dekat dengan masyarakat. Karena keberadaan sebuah perusahaan tidak dapat berdiri sendiri perlu adanya dukungan dari masyarakat.

Penelitian mengenai usaha kecil menjaga keberlanjutan usahanya sangat penting dilakukan, khususnya kepada usaha kecil mitra binaan unggulan PT. Pertamina. Penelitian demikian kemudian dapat menjadi informasi yang berharga bagi pelaku usaha kecil itu sendiri serta pihak PT. Pertamina yang ingin mengarahkan alokasi dana sosial perusahaan untuk fokus membantu pengembangan usaha kecil seperti halnya dengan program SMEPP (Small Medium Enterprise Partnership Program).

Program tanggung jawab sosial harus mendorong usaha kecil terhadap orientasi pembelajaran sebagai proses penciptaan pengetahuan memperoleh informasi tentang keadaan dunia dan meningkatkan apa yang dapat dilakukan organisasi. Serta oritentasi entrepreneurial usaha kecil mampu dalam mencari peluang-peluang baru untuk usaha serta usaha kecil cenderung memiliki perilaku inovasi, pengambilan risiko, dan proaktif. Sehingga dapat menciptakan produk yang unggul, sustainability dapat bersaing dengan produk luar dan dalam negeri.

Orisinalitas Penelitian

Penelitian yang mengkaji tentang tanggung jawab sosisal perusahaan kepada Usaha kecil Penerima Bantuan Program CSR PT. Pertamina di Jawa Barat. Setelah melakukan bibliometrik dengan menggunakan Vosviewer.

VOSviewer digunakan untuk menemukan hal baru di bidang penelitian dengan melakukan pencarian literatur secara menyeluruh untuk mencari tahu apa yang diketahui dan apa celah yang perlu diklarifikasi. Mungkin terdapat topik yang dipelajari tetapi laporan masih kontradiktif sehingga research novelty pada penelitian dalam penelitian ini sebagai berikut:

  1. Belum adanya penelitian yang membahas tanggung jawab sosial perusahaan sebagai faktor yang mempengaruhi terhadap persepsi keberlanjutan usaha.
  2. Temuan penelitian tanggung jawab sosial perusahaan dan usaha kecil memiliki tren yang kecil.
  3. Belum adanya penelitian secara empiris yang meneliti tentang pengaruh langsung tanggung jawab sosial perusahaan terhadap orientasi pembelajaran.

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. H. R. Anang Muftiadi, S.E., M.Si, Ketua Promotor . Dr. Drs. H. Bambang Hermanto, M.Si. Anggota Tim Promotor  Dr. Drs. Iwan Sukoco, M.S. Dr. Margo Purnomo, M.M. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. H. Herwan A. Muhyi, S.IP., M.Si.  Dr. Nenden Kostini, S.E.,M.Si. Dr. R. Ratna Meisa Dai, S.Sos., M.Si.Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Budiman Rusli, M.S., Disertasi yang disusun berjudul “PENGARUH PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN TERHADAP PERSEPSI KEBERLANJUTAN USAHA KECIL MELALUI ORIENTASI PEMBELAJARAN, ORIENTASI ENTREPRENEURIAL, DAN INOVASI USAHA KECIL PADA USAHA KECIL MITRA BINAAN UNGGULAN PT. PERTAMINA DI JAWA BARAT.” yang dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan

Selamat atas diraihnya gelar Doktor  kepada Dr. Achmad Romly Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.