Promovenda

Laporan : Kusman Rusmana, Humas FISIP Unpad

[pps.fisip.unpad.ac.id, 16/01/2023] Bandung – Senin, 16 Januari 2023 (09.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Risnawati yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Konsentrasi Administrasi Publik resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.

 

Disertasi yang diujikan menurut Risnawati, Sebagai kerangka dari suatu organisasi, struktur berpengaruh kepada aspek lain dalam organisasi salah satunya kinerja. Dalam ruang lingkup UPTD sendiri telah dilakukan perubahan susunan organisasi tata kerja baru untuk mendukung rencana pengembangan pembangunan water governance yang berarti ketika tujuan suatu organisasi tercapai terjadi peningkatan dari segi kinerja organisasi. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja organisasi publik. Rumusan masalah : apakah terdapat pengaruh struktur organisasi terhadap kinerja organisasi pada UPTD Pengelolaan DAS Cidurian-Cisadane

Tujuan Penelitian: ini untuk mengukur besarnya pengaruh struktur organisasi terhadap kinerja organisasi pada UPTD Pengelolaan DAS Cidurian-Cisadane. Pemerintah dan pemerintahan saat ini ditunut untuk lincah, berperforma dinamis menghadapi kompleksitas isu DAS. Disertasi ini berkontribusi secara praxis terhadap tata kelola organisasi publik yang seringkali terlampau birokratis dan kaku. Ukuran kinerja instansi publik, dalam hal ini UPTD DAS Cidurian-Cisadane menjadi tidak lagi sederhana.  Seiring pergeseran paradigma reformasi birokrasi, kecakapan personel dan kinerja lembaga memerlukan kebaruan tersendiri.

Teori

Penelitian ini didasari oleh teori dari Robbins & Coulter (2016) yang menjelaskan bahwa terdapat beberapa dimensi yang mempengaruhi struktur organisasi yaitu, spesialisasi bentuk  pembagian kekuatan dan departmentalisasi Serta, teori dari Hessel & Nogi (2005) yang menjelaskan beberapa dimensi yang perlu diperhatikan pada kinerja organisasi yaitu, struktur organisasi sebagai hubungan internal, kebijakan pengelolaan, sumber daya manusia, sistem informasi manajemen, dan sarana dan prasarana yang dimiliki.

Metode penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel non-probability sample (sampling jenuh). Variabel independen penelitian ini adalah pengaruh struktur oganisasi, sedangkan variabel dependen adalah kinerja organisasi. Instrumen penelitian pada penelitian ini berupa kuesioner atau angket dan hasil wawancara dengan stackholder terkait dimana Variabel X didasari oleh teori struktur organisasi dari Robbins & Coulter (2016) dan Variabel Y didasari oleh teori kinerja organisasi dari Hessel & Nogi (2005). Data yang diperoleh melalui mengumpulkan data, wawancara, observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Untuk menentukan rumus ukuran sampel menggunakan slovin juga dilakukan uji validitas dan realibilitas sebelum mencari hubungan kedua  variabel dengan menggunakan analisis SEM (structural equation modeling).

 

Responden

Terdapat 200 responden dari jumlah anggota populasi sekitar 393 orang yang didapat dari jumlah sampel sebesar 190-200 orang dari pegawai UPTD dan stakeholder terkait.

Hasil Penelitian dan Manfaatnya:

Berdasarkan hasil uji statistik ditemukan korelasi antara kedua variabel, dimensi departementalisasi pada dimensi (X4) dominan mempengaruhi sumber daya manusia pada dimensi (Y3) sebesar 90,25% artinya semakin baik tata kelola departementalisasi, semakin tinggi peluang perbaikan koordinasi dalam manajemen sumber daya manusia, melalui pengelompokan kerja berdasarkan spesialisasi kerja. Sehingga sumber daya manusia memiliki lingkup kerja untuk mewujudkan kepuasan dalam bekerja, untuk memaksimalkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di UPTD dibutuhkan pengulasan kebijakan watershed governance. Selain itu juga diperlukan agenda pelatihan terkait barang dan jasa, pengukuran debit, siaga banjir, serta arsiparis, mendukung kinerja individu UPTD pengelolaan DAS cidurian-cisadane, dapat meningkatkan informasi pelayanan pabrik kepada masyarakat.

Berdasarkan pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa

Terdapat pengaruh antara struktur organisasi terhadap kinerja organisasi di UPTD Pengelolaan DAS Cidurian-Cisadane dengan indikator departementalisasi pada Variabel X dan indikator sumber daya manusia pada Variabel Y yang paling mempengaruhi. terdapat pengaruh signifikan struktur organisasi terhadap kinerja organisasi. Kebaruan penelitian ini adalah adanya kenyamanan yang diukur dari indikator jenjang komunikasi (level of communication), formalisasi (formalization), pengaturan sistem kerja (job codification) dan pusat kendali (work-station and controls) setelah adanya susunan organisasi tata kerja baru.

Adapun saran yang dapat diberikan adalah :

  1. Perbaikan kinerja organisasi dapat dilakukan dengan penambahan personel dan perbaikan fasilitas penunjang kinerja.
  2. Dibutuhkan spesialis dan tenaga ahli yang memahami tupoksi organisasi.
  3. Diperlukan pelatihan kebijakan (policy coaching clinic) untuk meningkatkan kualitas implementasi kebijakan air.
  4. Pemerintah Provinsi Banten dapat menempatkan unsur kenyamanan pada penilaian kinerja instansi publik.
  5. Bagi peneliti yang lain dapat meneliti lebih dalam mengenai indikator yang berkontribusi pada teori penelitian, serta memperluas penelitian ini dalam ranah administrasi publik yang berkaitan dengam kebijakan air.
  6. Peningkatan pemanfaatan aplikasi JURSIT di UPTD sebagai sarana informasi publik terkait DAS dan literasi air. JURSIT seyogyanya dapat menjadi forum interaktif, memuat kontek edu-advokasi kesadaran masyarakat sekitar DAS untuk bersama menjaga sungai dan daerah aliran sungai.
  7. Terkait departmentalisasi, UPTD dapat membentuk pusat data dan informasi untuk juga menyertakan hasil kajian DAS. Sehingga, proses pengambilan keputusan dan klasterisasi kerja dapat merujuk pada baseline data.
  8. Pada peneleitian ini juga ditemukan bahwa terdapat indikator lain yang mempengaruhi struktur dan kinerja organisasi pada UPTD Pengelolaan DAS Cidurian-Cisadane berdasarkan teori
  9. Maka Novelty yang di hasilkan untuk menyempurnakan teori Robbins & Coulter (2016) dan teori kinerja organisasi menurut Hessel & Nogi (2005). terdapat aspek kenyamanan yang dapat mendorong struktur organisasi dan kinerja organisasi.
  10. Berdasarkan pendapat Gaspari, Weigner, & Maura(2018), jenjang komunikasi (level of communication), formalisasi (formalization), dan pengaturan sistem kerja (job codification), berpengaruh terhadap kenyamanan bekerja dan berkaitan erat dengan indikator pada variabel struktur organisasi. Sedangkan Haynes (2008), menyampaikan bahwa pusat kendali (work-station and controls) berpengaruh terhadap kenyamanan bekerja dan berkaitan dengan indikator sarana dan prasarana pada variabel kinerja organisasi. Inilah yang menjadi alasan adanya kebutuhan ruangan atau ruang rekam data untuk melakukan kontrol aplikasi JURSIT untuk memberikan informasi publik pada masyarakat terkait DAS.

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang . Prof Ida Widianingsih, S.IP., M.A., Ph.D, Sekretaris Sidang Dr. Drs. Heru Nurasa, M.A , Ketua Promotor. Dr. Dra. Hj. R. Irawati, M.Si.. Anggota Tim Promotor , Prof. Dr. H. Nandang Alamsah Delianoor, S.H., Hum, Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A. serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari Dr. Mas Dadang Enjat Munajat, S.Si., MTI., Ph.D., Dr. Nina Karlina, S.IP., M.Si. Riswanda, S.Sos., MPA., MA, Ph.D. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Sri Zul Chairiyah, Disertasi yang disusun berjudul “PENGARUH STRUKTUR ORGANISASI TERHADAP KINERJA ORGANISASI PADA UPTD PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI CIDURIAN-CISADANE”.  yang dinyatakan lulus dengan predikat “Sangat Memuaskan”

Selamat atas diraihnya gelar Doktor  kepada Dr. Risnawati Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja