Laporan : Kusman Rusmana, Humas FISIP Unpad

[pps.fisip.unpad.ac.id, 12/02/2024] Bandung – Senin, 12 Februari 2023 (10.00), Program Doktor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Padjadjaran kembali melaksanakan sidang Promosi Doktor, pada kesempatan ini Ina Irmalina Daud  yang merupakan mahasiswa Doktoral Program Studi Ilmu Administrasi Peminatan Administrasi Publik resmi menyandang gelar Doktor di Universitas Padjadjaran, setelah menyelesaikan sidang promosi.

Promovenda lahir di Jakarta, 23 Desember 1964. Dari pasangan orang tua, bapak, Prof.H.Moh. Daud Ali, SH (alm.) dan ibu, Habibah Daud Amin, SH (alm) sebagai anak kedua dari empat bersaudara. Promovendus bersuamikan Dr. Dian Ediana RAE, SH, LL.M dengan dikaruniai dua orang putra putri, putri pertama bernama Nadira Irdiana, B.A (Hons), MSc, M.A,dan suaminya Arif Dharmawan, S, STP, MPP. Dan putra kedua bernama Mohammad Radian Irdiansyah, B.Sc (Hons), M.Sc, CFA,. Promovendus mempunyai seorang cucu bernama Naradipta Aria Dharmawan.

Disertasi yang diujikan menurut Irna Irmalina Daud, Reformasi Birokrasi yang secara universal disebut sebagai Reformasi Administrasi pada hakekatnya adalah suatu upaya perubahan yang berkelanjutan dan terencana. Upaya yang telah dan akan dijalankan di Indonesia dalam rangka Reformasi Birokrasi, sebagaimana tertuang di dalam “Grand Design Reformasi Birokrasi 2010 – 2025,” di kelompokkan dalam 8 Area Perubahan. Salah satu perubahan tersebut menyangkut Manajeman Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur.

Perubahan dalam area SDM Aparatur mengharuskan terjadinya perbaikan di dalam pengelolaannya, dengan melakukan perubahan dari perspektif lama manajemen kepegawaian yang menekankan hak dan kewajiban individual pegawai, menuju perspektif baru yang menekankan pada manajemen sumber daya manusia secara strategis (strategic human resource management). Wujud perubahan ini ditunjukkan dengan diterapkannya Sistem Merit. Perubahan ini tertuang di dalam UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN. Salah satu bentuk perubahan adalah menyangkut Kebijakan Pengisian dan Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), yaitu dengan menerapkan Seleksi Terbuka.

Dalam implementasi kebijakan ini masih ditemukan fenomena yang menunjukan adanya penyimpangan, antara lain adanya nepotisme yang tidak sesuai dengan meritokrasi. Karenanya penelitian ini telah menganalisis evaluasi kebijakan Pengisian dan Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi di lingkungan Kementerian Negara Republik Indonesia. Dengan memperhatikan berbagai fenomena dan berbagai permasalahan yang terjadi, maka saya melakukan penelitian dengan fokus atau judul sebagaimana yang telah disampaikan.

Pemilihan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Kementerian PPN) sebagai lokus penelitian mengingat peran strategis dari instansi tersebut, yang memiliki tugas untuk mengelaborasi secara teknokratik Visi dan Misi Presiden terpilih. Peran yang sangat strategis ini hanya dimiliki oleh Kementerian PPN. Selain itu pemilihan Kementerian PPN sebagai lokus penelitian, karena dapat merepresentasikan kepentingan substansial penelitian yang terkait dengan Manajemen SDM Aparatur yang menjadi fokus perhatian disertasi ini.

Penerapan berbagai kebijakan terkait ASN pada kenyataannya telah mendapatkan berbagai hambatan, dan masalah. Pemilihan pejabat dalam suatu jabatan, yang pada hakekatnya merupakan jenjang karir bagi pegawai, telah dilaksanakan dengan banyak penyimpangan. Penyimpangan terhadap implementasi kebijakan penentuan JPT justru dilakukan oleh para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Berbagai type evaluasi kebijakan telah disampaikan oleh para ahli. Dengan memperhatikan hasil penelitian terdahulu dan pendapat-pendapat para ahli, maka teori yang dipergunakan di dalam penelitian ini adalah “Evaluasi Kebijakan” yang disampaikan oleh James Lester and Joseph Stewart (2000). Pemilihan teori “Evaluasi Kebijakan” dari Lester-Stewart ini karena menyajikan berbagai type yang dapat di pergunakan untuk melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang diteliti yakni: (1) Evaluasi Proses (Process Evaluation) yang berfokus pada cara program atau kebijakan diimplementasikan; (2) Evaluasi Dampak (Impact Evaluation) yang peduli atas hasil akhir atau hasil antara dari suatu kebijakan; (3) Evaluasi Kebijakan (Policy Evaluation) berkaitan dengan manfaat atau “benefit” dari kebijakan; dan (4) Metaevaluasi (Metaevaluation) merupakan sintesis dari evaluasi-evaluasi sebelumnya.

Penelitian dilakukan dengan menerapkan metode kualitatif dengan memakai Disain Exploratif (Exploratory Research Design). Desain Exploratif dimaksudkan untuk dapat menjawab apa (what) yang dapat ditemukan di dalam penelitian. Disain penelitian ini untuk dapat mengetahui fenomena yang terjadi. Penelitian utamanya dilakukan di Kementerian PPN/Bappenas, dan sebagai pelengkap dilakukan pula di Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Kementerian PAN dan RB, serta Komisi II DPR-RI.

Data utama berasal dari data primer yang didapatkan dengan melakukan wawancara mendalam (in depth interview) dengan beberapa informan yang kompeten yang mengetahui dan menguasai permasalahan yang sedang diteliti. Pemilihan informan dilakukan secara purposive, dimana peneliti telah menentukan kriteria dalam menentukan informan agar informasi dan data yang diperoleh sesuai dengan tujuan penelitian.

Sidang Promosi Doktor dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Sekretaris Sidang Dr. Ramadhan Pancasilawan, M.Si., Ketua Promotor. Dr. Drs. Asep Sumaryana, M.Si. Anggota Tim Promotor , Dr. Drs. H. Heru Nurasa, M.A. Dr. Elisa Susanti, S.IP., M.Si  serta tim Oponen Ahli/Penguji yang terdiri dari  Prof. Dr. H.Budiman Rusli, M.Si, Prof. Dr. Drs. H. Entang Adhy Muhtar, M.S, Dr. Drs. H. Herijanto Bekti, M.Si. Representasi Guru Besar Prof. Dr. Drs. H. Sam’un Jaja Raharja, M.Si Disertasi yang disusun berjudul “Evaluasi Kebijakan Pengisian dan Pengangkatan Jabatan Pimpinan Tinggi di Kementerian (Studi di Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional)”.yang dinyatakan lulus dengan predikat “Pujian”.

 

Selamat atas diraihnya gelar Doktor  kepada Dr. Irna Irmalina Daud  Semoga gelar dan ilmu yang didapatkan dapat berguna bagi dunia pendidikan, dan Intansi tempat bekerja.